Terlacak, Altet Golf Jesslyn yang Dilaporkan Diculik ke Malaysia Bersama Orang yang masih Miliki Hubungan Keluarga

JAKARTA. DMKtv,- Dari perkembangan kasus yang disampaikan pihak kepolisian, dugaan penculikan altet golf Jesslyn terlacak ke Malaysia bersama orang yang masih miliki hubungan keluarga.

Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra yang mengatakan penyidik masih mendalami apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana atau bukan.

“Memang benar ada kejadian sesuai yang dilaporkan, yakni korban J dibawa secara paksa ke dalam mobil oleh empat hingga lima orang,” katanya kepada awak media.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan fakta bahwa sehari setelah kejadian, tepatnya pada 14 Juli, Jesslyn Wijaya Lay diketahui berada di Semarang sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Informasi tersebut diperoleh dari manifes penerbangan yang diterima penyidik.

Menurutnya, J tidak bepergian sendiri dan berangkat bersama dua orang yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengannya.

“Sampai saat ini kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayah korban, untuk dimintai keterangan terkait peristiwa ini,” ujarnya.

Diungkapkannya, pihaknya tidak menemukan kamera CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.

Meski demikian, sejumlah saksi di lokasi membenarkan adanya insiden seseorang dibawa secara paksa ke dalam mobil.

Terkait motif, Roby mengatakan penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan. Hingga kini belum ditemukan indikasi adanya permintaan uang tebusan atau motif lain yang mengarah pada penculikan untuk meminta tebusan.

Di sisi lain, pelapor berinisial NA telah mengajukan pencabutan laporan secara tertulis pada Minggu lalu.

Diterangkannya, NA mengaku hanya berteman dengan korban, bukan keluarga, serta tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Meski demikian, Satreskrim bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat memastikan proses penyelidikan tetap berjalan.

“Kami belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana,” terangnya.

Sementara Kasat PPA Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta menyebut pihaknya turut menangani kasus tersebut karena korban merupakan seorang perempuan.

Dituturkannya, Satres PPA berkoordinasi dengan Satreskrim untuk memastikan kondisi fisik maupun psikologis korban.

“Dari hasil yang kami lihat, korban tidak mengalami kekerasan,” sebutnya.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa yang dilaporkan tersebut.

*(Rafi Adhi Pratama/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini