JAKARTA. DMKtv,- Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof. Agus Purwanto meraih penghargaan Indonesia Innovator Award atas dedikasinya dalam mengembangkan teknologi baterai nasional.
Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang jatuh setiap tanggal 10 Agustus.
​”Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BRIN, terutama pemberi award ini dan juga LPDP atas segala support dan penghargaannya. Saya tidak menyangka bisa menerima award ini, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat bagi kami,” katanya dalam kegiatan penganugerahan di Jakarta, Senin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BRIN Arif Satria menekankan anugerah ini dirancang khusus untuk memantik semangat inovasi yang berakar dari sejarah panjang penerbangan perdana pesawat N-250 Gatotkaca pada tahun 1995 silam.
​”Penganugerahan Indonesia Innovator Award ditujukan untuk menjadi pendorong dan motivasi bagi para pihak yang terkait dengan inovasi dan penerapan teknologi agar dapat lebih meningkatkan karyanya dan menjadi contoh bagi setiap insan teknologi,” ujar Arif.
​Arif meyakini apresiasi tertinggi terhadap periset yang mampu menembus tahap komersialisasi ini akan menjadi motor penggerak bagi peningkatan nilai tambah ekonomi dan daya saing bangsa.
​”BRIN dan LPDP merasa perlu untuk memberikan penghargaan tertinggi secara berkelanjutan kepada perorangan atau kelompok pada instansi/lembaga/perguruan tinggi/industri yang berasal dari internal maupun eksternal BRIN yang mampu berprestasi melalui upaya inovasi dalam karya nyata teknologi, serta telah digunakan/diproduksi oleh industri. Sehingga inovasi tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi bangsa, ” ucap Arif Satria.
Diketahui, Prof Agus Purwanto meraih gelar doktor bidang Teknik Kimia pada 2008 di Hiroshima University, Jepang. Ia mendalami teknologi pembentukan nanopartikel, khususnya melalui metode spray pyrolysis.
Kariernya sebagai dosen dan peneliti dikembangkan di UNS. Sejak 2020 hingga sekarang ia memimpin Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS, yang menjadi salah satu pusat pengembangan teknologi baterai dan penyimpanan energi di Indonesia.
Sejak terlibat sebagai Ketua Riset Grup Baterai dalam program pengembangan mobil listrik nasional pada 2012, ia secara konsisten mengembangkan teknologi baterai dari tingkat material aktif, elektroda, sel, modul, battery pack, hingga sistem penyimpanan energi.
*(Sean Filo Muhamad/ANTARA)











