JAKARTA. DMKtv,- Pemerintah Indonesia dan Mesir bersepakat untuk menjalin kerja sama dalam bidang kelautan dan perikanan termasuk memberantas penangkapan ikan ilegal dan konservasi sumber daya laut.
Kerja sama antara kedua negara itu diresmikan dalam penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan dalam pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu.
“Di bidang kelautan dan perikanan kami sepakat untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan illegal fishing serta pertukaran pengetahuan dan keahlian,” tutur Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Presiden el-Sisi.
Kesepakatan tersebut merupakan salah satu bukti kerja sama konkret kedua negara, dengan hubungan Indonesia dan Mesir telah ditingkatkan ke tingkat kemitraan strategis pascakunjungan Presiden Prabowo ke Mesir pada April 2025.
Selain sektor kelautan dan perikanan, dalam kesempatan hari ini juga turut ditandatangani nota kesepahaman di bidang diplomatik. Yaitu tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis dan Pembebasan Visa Bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas dan Khusus.
Turut dibahas juga dalam pertemuan hari ini yaitu potensi kerja sama di bidang politik yaitu optimalisasi mekanisme bilateral yang telah terjalin dan dalam bidang ekonomi yaitu kesepakatan kerja sama ekonomi yang membuka akses lebih besar ke akses pasar kedua negara serta pembentukan dana investasi bersama.
Presiden Prabowo juga mengapresiasi pembahasan peningkatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, pertahanan serta kesepakatan untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.
“Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir,” tutur Prabowo Subianto.
*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)











