Prabowo Tekankan Kolaborasi bagi Pamong Praja Muda

JAKARTA. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto menekankan kepada 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII agar mampu membangun hubungan baik dengan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah.

Saat memberikan amanat dalam pelantikan Pamong Praja Muda di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, Presiden Prabowo mengatakan bahwa pamong praja tidak akan pernah bekerja sendirian sehingga kemampuan berkolaborasi menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas.

“Kalau nanti bertugas, saudara tidak akan bekerja sendiri. Saudara menjadi bagian dari satu tim besar kebangsaan. Saudara akan bekerja sama dengan TNI, dengan Polri, dengan Kejaksaan, dengan pemerintah daerah, dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo dipantau melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.

Ia meminta para pamong praja muda untuk pandai bergaul dan memelihara hubungan baik dengan berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat.

Presiden Prabowo juga mengingatkan para pamong praja muda agar tidak menjadi pemimpin yang sombong.

Menurut Prabowo, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja sama, saling menghormati, dan saling memperkuat antarpemangku kepentingan.

“Bangunlah kerja sama. Kerja sama adalah kunci dari keberhasilan. Saudara harus saling menghormati, saling mendukung, dan saling memperkuat,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan para pamong praja muda merupakan generasi penerus yang dipersiapkan untuk menjaga keberlangsungan Republik Indonesia di masa depan.

Para pamong praja muda ini diharapkan menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan birokrasi pemerintahan sekaligus menentukan keberhasilan pembangunan di lapangan.

Menurutnya, kebijakan dan program pemerintah yang baik tidak akan memberikan hasil apabila tidak diimplementasikan secara efektif oleh aparatur negara.

“Gagasan yang paling besar, rencana yang paling besar, kebijakan-kebijakan yang paling baik, kalau tidak dilaksanakan di lapangan, gagasan besar itu kandas. Rencana terbaik itu tidak tercapai,” imbuh Presiden Prabowo.

*(Maria Cicilia Galuh Prayudhia/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini