JAKARTA. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya mengirim tim ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk mempelajari strategi penghapusan kelaparan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, Presiden mengatakan pemerintah tidak boleh ragu belajar dari negara-negara yang berhasil menekan angka kelaparan.
“Saya minta belajar, kita belajar dari negara-negara lain, jangan malu belajar. Kirim tim ke India, kirim tim ke Brasil, kirim tim ke Tiongkok, kirim tim ke Vietnam. Belajar bagaimana mereka hilangkan kelaparan,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pemerintah akan tetap menjalankan berbagai program untuk membantu masyarakat miskin meskipun menuai kritik.
Ia menegaskan yang harus menjadi perhatian adalah praktik kecurangan dan penyelundupan yang merugikan negara, bukan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Prabowo menegaskan Indonesia tidak boleh memiliki warga yang mengalami kelaparan dan menyatakan target Indonesia tanpa kelaparan (zero hunger) sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia mengingatkan PBB telah lama memperingatkan ancaman krisis pangan, energi, dan air, serta menetapkan penghapusan kemiskinan (no poverty) sebagai tujuan pertama SDGs.
Selain itu, Prabowo menyebut tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya meliputi kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being), pendidikan berkualitas (Quality Education), kesetaraan gender (Gender Equality), akses air bersih, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pembangunan industri dan infrastruktur, serta pengurangan kesenjangan.
*(Maria Cicilia Galuh Prayudhia/ANTARA)











