JAKARTA. DMKtv,- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan jajaran TNI membantu penguatan ketahanan pangan Indonesia dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan seluas 236.048 hektar menjadi perkebunan tebu.
Hal tersebut dilakukan selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto yang ingin terus memperkuat sektor ketahanan pangan Indonesia.
“TNI Angkatan Udara bersama Sinergi Gula Nusantara, swasta, dan asosiasi petani pada musim panen tahun 2026 ini mendampingi lahan seluas 236.048 hektar dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu,” kata Agus saat memberikan paparan di depan Prabowo di acara Panen Raya Serentak di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat.
Agus menjelaskan, dari pengelolaan lahan seluas itu, TNI AU diperkirakan mampu menghasilkan 1,36 juta ton gula.
Angka tersebut diklaim Agus setara dengan kontribusi 45,05 persen terhadap target gula nasional 2026.
Agus melanjutkan, lahan tebu yang dikelola TNI AU tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Mayoritas dari lahan tersebut dikelola oleh jajaran lanud di daerah masing-masing.
Salah satu contoh yakni Lanud Abdulrachman Saleh yang saat ini akan diresmikan oleh dirinya dan Prabowo.
“Di Lanud Abdulrachman Saleh yang akan langsung dipimpin oleh Bapak Presiden, luas siap panen mencapai 800,5 hektar dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata 720.000 per ton,” kata Agus.
Agus memastikan program pengelolaan tebu yang dilakukan TNI AU ini dipastikan akan terus berlanjut guna mendukung kemandirian negara terhadap kebutuhan gula.
Dengan demikian, TNI diharapkan mampu berkontribusi dalam memperkuat stok pangan nasional.
*(Walda Marison/ANTARA)











