MALANG. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para petani Indonesia atas kontribusi mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Saya bangga dengan petani-petani Indonesia,” kata Prabowo saat memimpin panen raya bersama TNI yang digelar serentak di 43 titik di seluruh Indonesia dari Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat.
Presiden menilai capaian swasembada pangan yang mulai dirasakan saat ini tidak terlepas dari kerja keras para petani di berbagai daerah.
Kepala Negara juga menyinggung pandangan sebagian pihak mengenai harga beras yang dinilai mahal. Menurutnya, pihak-pihak tersebut perlu merasakan jerih payah petani dalam menanam beras.
“Yang mengatakan beras mahal, suruh ikut tanam beras! Kalau petani beras enggak dapat penghasilan tinggi, suruh mereka tanam sendiri. Suruh tanam sendiri, enak aja,” ujarnya.
Presiden juga mengaku mendapat laporan banyak petani yang berlibur ke luar negeri, menandakan kesejahteraan petani semakin meningkat.
“Ada beberapa petani yang lapor ke saya, dia sekarang sedang libur ke Hong Kong. Wih, senang ya kan,” ucap Prabowo.
Selain menyampaikan apresiasi kepada petani, Presiden juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran TNI dan Polri yang terlibat dalam kegiatan panen raya dan berbagai program ketahanan pangan.
Menurut Presiden, keterlibatan TNI dan Polri menunjukkan bahwa kedua institusi tersebut tidak hanya bertugas menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat dan hadir untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
Dia menyebut panen raya bersama TNI yang digelar saat ini, serta panen raya jagung bersama Polri pada Mei lalu, menjadi bukti bahwa ketahanan pangan telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.
“TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia.
TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” kata Prabowo.
“Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membuat langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu,” imbuhnya.
Presiden juga menyampaikan rasa bangga dan harunya atas berbagai kontribusi TNI dan Polri di tengah masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan penyediaan akses air di berbagai daerah.
Menurut dia, kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Saya bangga dengan TNI. Saya bangga dengan TNI. Saya bangga dengan Polri. Terima kasih,” ujarnya.
*(Fathur Rochman/ANTARA)











