JAKARTA. DMKtv,- Komisi I DPR RI menjajaki peningkatan kerja sama di berbagai bidang dengan parlemen Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus memperkuat diplomasi kedua negara.
Dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengatakan hubungan Indonesia dan UEA tidak cukup dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga perlu diperkuat melalui diplomasi parlemen.
Adapun, Utut menerima kunjungan delegasi parlemen UEA di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/7). Dalam pertemuan tersebut, kata dia, delegasi UEA menyampaikan komitmen pemerintahnya dalam warga negara asing saat terjadi eskalasi konflik di Timur Tengah.
Selain itu, Utut menyebut pihak UEA mengusulkan penguatan komunikasi antarlembaga parlemen melalui pertemuan virtual apabila terdapat isu-isu penting yang memerlukan koordinasi cepat.
Dia juga menyambut positif komitmen peningkatan investasi UEA di Indonesia. Ia menilai hubungan ekonomi kedua negara masih memiliki ruang yang besar untuk terus dikembangkan, termasuk melalui sektor pariwisata.
“Inti kedatangan beliau (parlemen UEA) adalah memperkuat hubungan kedua negara, tidak hanya government to government (antarpemerintah), tetapi juga parliament to parliament (antarparlemen),” ucap Utut.
Sementara itu, pimpinan delegasi parlemen UEA Ali Rashid Al Nuaimi mengatakan kunjungan ke DPR RI mencerminkan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan tidak hanya melalui jalur pemerintah, tetapi juga antarlembaga legislatif.
“Kami berada di parlemen Indonesia untuk mengaktifkan diplomasi parlemen dan bergabung dengan saudara-saudara kami di parlemen Indonesia guna meningkatkan hubungan kedua negara. Kami ingin memastikan selalu ada keterlibatan yang memberikan nilai tambah bagi hubungan antara UEA dan Indonesia,” ucapnya.
Hubungan Indonesia dan UEA disebut terus berkembang dengan prospek kerja sama yang semakin luas. Parlemen, kata Ali, memiliki tanggung jawab untuk menjaga momentum tersebut melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi di berbagai bidang.
Selain hubungan bilateral, dia juga mendorong Indonesia-UEA memperkuat kerja sama dalam forum multilateral. Ia menyebut kedua negara memiliki nilai dan kepentingan bersama yang dapat menjadi modal dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Kami melihat banyak nilai bersama yang dapat terus dipromosikan. Tujuannya bukan hanya untuk kepentingan Indonesia dan UEA, tetapi juga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi dunia,” ucapnya.
Delegasi UEA juga mengharapkan Indonesia, sebagai salah satu negara penggerak di ASEAN dapat mendorong keterlibatan parlemen negara-negara Asia Tenggara dalam forum komunikasi tersebut.
*(Fath Putra Mulya/ANTARA)











