JAKARTA. DISWAY.ID,- Suasana di sekitar kediaman mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak berbeda pada Minggu, 26 Juli 2026.
Kabar kematian Sutrimo ramai diperbincangkan di media sosial. Pria asal Jambi tersebut disebut-sebut penjaga sekaligus kepala rumah tangga (Karumga) Febrie. Dan jasadnya ditemukan secara tidak wajar.
Berdasarkan pantauan Disway di lokasi, sekira pukul 17.30 hingga 18.30 WIB, kondisi di depan rumah terlihat sunyi. Pintu pagar maupun gerbang utama rumah tertutup rapat.
Meski demikian, dari luar rumah tampak beberapa lampu menyala sehingga bagian dalam rumah terlihat terang. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas ataupun tanda-tanda kehidupan dari dalam rumah Febrie.
Yang terlihat dari rumah itu tampak sejumlah sepeda motor terparkir. Belum diketahui siapa pemilik kendaraan-kendaraan tersebut karena tidak terlihat seorang pun berada di halaman maupun keluar masuk rumah.
Suasana di lingkungan sekitar juga terbilang lengang. Hampir tidak ada warga yang melintas di depan rumah Febrie. Kondisi itu membuat kawasan tersebut terasa lebih sepi dan mencekam.
Tak puas dengan pandangan mata, reporter Disway mencoba ‘basa-basi yang basi’ atau ngobrol dengan pedagang yang berada di sekitar lokasi. Namun mereka memilih irit bicara.
Terlebih saat ditanya mengenai kondisi rumah maupun kabar yang tengah viral di media sosial. Para pedagang mengaku tidak mengetahui informasi tersebut.
“Kurang tahu,” kata salah satu pedagang kopi yang enggan menyebutkan namanya saat ditanya terkait suasana rumah Febrie dalam beberapa hari terakhir.
Menariknya, gelagat pedagang tersebut tampak ingin menjawab pertanyaan jurnalis Disway. Namun bola matanya lebih dulu melirik ke atas sebelum menjawab pertanyaan kami.
Jawaban serupa juga disampaikan pedagang lainnya, yang tampak enggan memberikan keterangan dan terkesan berhati-hati. “Wah, kalau itu kurang tahu,” kata pedagang sate yang juga enggan menyebutkan namanya.
Akses menuju rumah Febrie juga tidak sepenuhnya terbuka. Portal yang berada di sisi taman, dari arah Jalan Ahmad Dahlan, tampak dalam kondisi tertutup sehingga kendaraan tidak dapat langsung masuk melalui jalur tersebut.
Untuk mencapai lokasi, akses yang dapat digunakan adalah melalui Jalan Radio, kemudian masuk ke kawasan perumahan dari arah bawah (Gang di seblah Warung Soban).
*(Candra Pratama/DISWAY.ID)











