Awal Mula Kasus Sarwendah vs Ruben Onsu Hingga Bikin Video Permintaan Maaf, Nafkah Rp200 Juta Jadi Sorotan

JAKARTA. DMKtv,- Mantan pasangan suami istri Sarwendah dan Ruben Onsu tengah menjadi sorotan publik.

Keduanya diketahui tengah berselisih soal urusan pembagian hak asuh anak hingga uang nafkah senilai Rp200 juta.

Situasi semakin mememanas usai pihak Sarwendah membagikan pernyataan yang menyinggung di media sosial.

Dirinya juga berucap kata kasar yang disinyalir untuk mantan suaminya Ruben Onsu, hal itu menuai sorotan tajam dari netizen atas perubahan sikap perilakunya.

Di tengah huru-hara tersebut, Sarwendah akhirnya membuat video permintaan maaf yang menjadi perbincangan publik.

Lantas, bagaimana awal mula kasus Sarwendah dan Ruben Onsu hingga berujung pada video permintaan maaf tersebut?

Berikut kronologi lengkap mulai dari persoalan hak asuh anak, isu nafkah Rp200 juta.

Awal Mula Kasus Sarwendah vs Ruben Onsu 

Kasus ini bermula pada November 2025 dengan masalah pembagian waktu anak dan uang nafkah ratusan juta.

Abraham kuasa hukum Sarwendah ungkap awal mula perdebatan terjadi ketika kliennya ditagih oleh debt collector terkait mobil yang disebut aset milik Ruben Onsu,

Ia menyatakan bahwa kliennya sudah tidak ada kaitannya lagi dengan mobil tersebut.

Setelah itu, Abraham menyebutkan bahwa mantan suami Sarwendah itu tidak lagi membiayai pendidikan anaknya sejak akhir tahun.

“Sejak akhir tahun 2025 sampai 2026 saat ini, justru klien kami yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan biaya sekolah, les, higga perawatan rumah sakit ketika anak-anaknya jatuh sakit ditanggung sendiri oleh Sarwendah.

Sementara itu, Ruben Onsu tidak membantah bahwa mereka tidak memberikan nafkah Rp200 juta kepada Sarwendah untuk anak-anak mereka.

Pengacara Ruben, Minola Sebayang mengatakan hal itu dilakukan kliennya karena haknya berupa waktu pengasuhan bersama dua anaknya selama enam bulan terakhir tidak dipenuhi.

“Ruben berpikir, ‘Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat’. Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya” terang Minola.

Pihak Ruben mengaku heran karena akses untuk bertemu anak kandungnya sendiri dinilai kerap menemui hambatan.

Di sisi lain, menurut mereka, pasangan baru Sarwendah yang tidak memiliki hubungan darah justru dapat berinteraksi dengan kedua anak tersebut tanpa kendala berarti.

Minola menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Ia menyebut hak seorang ayah kandung yang telah diatur dalam perjanjian sering kali tidak terlaksana karena berbagai alasan yang dikemukakan.

Sementara pihak yang tidak memiliki ikatan keluarga justru diberikan ruang yang lebih luas untuk dekat dengan anak-anak.

Sarwendah Hina Ruben Onsu

Ditengah polemik tersebut, muncul potongan video Sarwendah saat melakukan live streaming bersama kekasihnya Giorgio Antonio.

Ia tampak merespon sebuah berita soal nafkah yang diberikan ruben dengan ekspresi wajah yang kesal dan mengeluarkan kata kasar.

“Gue juga gak butuh duit lo anj*ng” ucap Sarwendah.

Dalam rekaman lainnya, ia terlihat berada di sebuah ruangan sambil melontarkan komentar bernada sindiran terhadap seseorang yang dipanggilnya “cong”.

Ia juga menyinggung penyesalannya karena sebelumnya tidak mengetahui karakter asli orang yang dimaksud.

Video tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sejumlah warganet menduga sosok yang menjadi sasaran sindiran itu adalah mantan suami Sarwendah, Ruben Onsu.

Sarwendah Buat Video Permintaan Maaf

Mantan istri Ruben Onsu, Sarewendah akhirnya memberikan klarifikasi resmi dan permohonan maaf lewat video singkat.

Lewat akun media sosial pribadinya, Sarwendah secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi saat ini.

Ia menyadari tindakannya tidak pantas dan menjadi pembelajaran berharga untuknya. Sarwendah juga menyatakan penyesalannya terhadap kata-kata kasar yang pernah dilontarkan.

“Saya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan dosa, menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut, tidak menunjukkan kebaikan atau pun kerendahan hati. Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang yang lebih tenang, ini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya meminta maaf dari lubuk hati saya kepada semua.”

“Saya meminta maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak sehatusnya terbawa dalam pemberitaan yang beredar. Saya sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat dan mengutamakan kebahagiaan masa depan mereka,” ucap Sarwendah.

*(Syifa Lulu/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini