JAKARTA. DMKtv,- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming dalam peninjauan pelaksanaan program bedah rumah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menekankan pentingnya pembangunan mempertimbangkan sanitasi dan kesehatan.
“Pembangunan harap juga memperhatikan sisi sanitasi dan kesehatan, sehingga bantuan bedah rumah ini bisa jadi salah satu bentuk intervensi untuk mencegah stunting,” kata Wapres menurut keterangan dikutip dari Jakarta, Selasa.
Dia menekankan pentingnya memperhatikan aspek sanitasi dan kesehatan keluarga penerima manfaat agar perbaikan hunian tidak hanya menghadirkan rumah yang layak, tetapi juga mendukung kualitas hidup penghuninya.
Untuk mencapai lokasi itu sendiri, Wapres menggunakan sepeda motor untuk mencapai lokasi peninjauan di Desa Bebanga, Kabupaten Mamuju, Senin (2/11), meski hujan turun sangat deras dan akses menuju lokasi terhambat akibat jembatan yang terputus sehingga tidak dapat dilalui mobil.
Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya Wapres mengawal program bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto agar terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembangunan rumah layak huni, menurutnya, perlu disertai perhatian terhadap lingkungan tempat tinggal yang sehat, termasuk ketersediaan sanitasi yang memadai sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan stunting.
Selain memastikan kualitas pelaksanaan program, Gibran juga memperhatikan warga lain yang masih membutuhkan bantuan perbaikan rumah.
Ia meminta jajaran terkait melakukan pendataan secara cermat serta membantu memastikan kelengkapan persyaratan agar masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh bantuan sesuai ketentuan.
“Untuk masyarakat yang masih membutuhkan bedah rumah tapi belum mendapat bantuan, tolong didata, dipenuhi persyaratannya agar bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” imbau Wapres.
Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wapres di Mamuju dan Mamasa, Sulawesi Barat. Melalui kunjungan langsung ke berbagai wilayah, Wapres berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan dan menjawab persoalan yang dihadapi warga.
*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)











