Wapres Gandeng Mahasiswa UI untuk Trauma Healing Pengungsi di Sikka

SIKKA, NTT. DMKtv,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming menggandeng mahasiswa Universitas Indonesia melakukan trauma healing atau bantuan awal pemulihan psikologis terhadap anak-anak pengungsi di Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Setibanya di lokasi pengungsian di Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis, Wapres disambut masyarakat yang mengerubunginya untuk bersalaman dan berswafoto.

Pada kesempatan itu, Wapres menghadiri kegiatan trauma healing yang diadakan perwakilan enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Kegiatan itu disambut oleh banyak anak-anak yang berlomba menjawab pertanyaan dan mengikuti kegiatan untuk mendapatkan hadiah mainan dan alat tulis.

Wapres mengatakan keterlibatan mahasiswa merupakan bagian penting dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan masyarakat tertangani, tetapi juga mendorong generasi muda untuk hadir dan berkontribusi sesuai kapasitas dan keahlian yang dimiliki.

Pada kesempatan itu, Wapres juga bertemu dengan relawan dapur umum yang memastikan para pengungsi mendapatkan asupan gizi di tengah situasi tersebut.

Dalam pernyataan sebelumnya, Wapres mengatakan bahwa keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak harus menjadi perhatian utama dalam setiap langkah penanganan di lapangan.

“Dalam penanganan darurat, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak harus menjadi prioritas utama. Tidak boleh ada satu pun warga yang tidak tersentuh bantuan, termasuk mereka yang berada di wilayah sulit diakses seperti permukiman pegunungan,” kata Gibran.

Hadir dalam peninjauan ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Suharyanto, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Kapolda NTT Irjen Polisi Rudi Darmoko, dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini