Wapres Dukung Pembangunan Katedral Asmat lewat Penanaman Cemara

ASMAT, PAPUA SELATAN. DMKtv,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan penanaman pohon cemara sebagai simbol harapan dan keberlanjutan pembangunan rumah ibadah di Gereja Katedral Salib Suci Baru di Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu.

Dalam keterangan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Jakarta, Minggu, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja di Kabupaten Asmat untuk memastikan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk sarana pelayanan keagamaan, berjalan optimal di wilayah Papua Selatan.

Peninjauan proses pembangunan gereja tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, terutama di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Setibanya di lokasi, Wapres menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan katedral dari Ketua Pengembangan sosial ekonomi Keuskupan Agats Vallens Aji Sayekti.

Aji menjelaskan bahwa pembangunan struktur utama gereja telah rampung dan saat ini memasuki tahap penyelesaian atap serta pengerjaan interior yang seluruhnya menggunakan kayu lokal khas Asmat.

“Kayunya semua dari sini semua, Pak. Kayu lokal ini, Pak. Ini manual semua, Pak,” ujarnya.

Ia menambahkan proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat.

Sebanyak 35 pekerja terlibat dalam pembangunan struktur bangunan, sementara 16 pekerja lainnya mengerjakan interior gereja.

“Jadi, hampir lima bulan orang untuk terjadi penjagaan katedral ini,” ungkapnya.

Menurut Aji, pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru didukung oleh berbagai pihak, mulai dari donatur, pemerintah daerah, sumbangan sukarela aparatur sipil negara beragama Katolik, hingga partisipasi umat.

Meski demikian, Aji menyebut masih terdapat kekurangan anggaran untuk menyelesaikan seluruh pembangunan.

Usai menerima paparan, Wapres melakukan peninjauan area pembangunan dan menanam pohon cemara di lingkungan gereja.

Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta komitmen untuk membangun masa depan Asmat yang lebih baik.

*(Maria Cicilia Galuh Prayudhia/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini