JAKARTA. DMKtv,- Dugaan skandal oknum dosen dan mahasiswi dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali memanas.
Istri sah dosen, berinisial CC melalui kuasa hukumnya menegaskan tidak akan mencabut laporan.
Padahal saat ini sudah ada berbagai macam klarifikasi dari pihak terkait mulai bermunculan.
Skandal dosen dan mahasiswi di Jambi itu mulanya terjadi di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat malam, 1 Mei 2026.
Penggerebekan diduga dosen dan mahasiswi dilakukan langsung oleh istri bersama tim kuasa hukum dari LBH Makalam, bahkan juga disaksikan aparat setempat dan warga.
Kuasa hukum CC, Romiyanto mengungkapkan bahwa kliennya telah lama mencurigai gerak-gerk suaminya, Dedek Kusnadi.
Dari hasil pemantauan, Dedek Kusnadi disebut kerap mendatangi sebuah rumah kos wanita di wilayah tersebut.
Pada malam kejadian, CC mengikuti pergerakan suaminya yang berinisial DK hingga ke lokasi kamar kos wanita.
“Pada hari kejadian, klien kami mengikuti pergerakan DK hingga ke lokasi. Kecurigaan semakin kuat setelah melihat mobil dan sepatu milik yang bersangkutan di depan kos,” jelas Romi, dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.
CC bersama tim kemudian mendatangi kamar yang dimaksud. Namun, pintu tidak segera dibuka hingga menarik perhatian warga sekitar.
Saat akhirnya terbuka, Dedek diketahui berada di dalam bersama seorang wanita yang diduga mahasiswi dan seorang pria lain yang disebut sebagai rekannya.
Istri Sah pastikan Laporan Polisi Tetap Berlanjut
Usai penggerebekan, pihak istri langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telanaipura. Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan.
“Belum ada rencana pencabutan laporan dari pihak istri,” tegas Romiyanto.
Setelah sempat menjadi sorotan, Dedek Kusnadi (DK) sudah memberikan klarifikasi melalui video yang beredar luas.
Ia membantah tudingan bahwa dirinya hanya berduaan dengan wanita yang diduga mahasiswi tersebut.
Menurutnya, saat kejadian terdapat tiga orang di dalam kamar, bukan cuma berduaan dengan wanita.
Lebih lanjut, DK juga menjelaskan bahwa keberadaannya di lokasi bermula dari menemani perempuan tersebut berbelanja, lalu berlanjut pada urusan utang piutang dengan rekannya.
“Saya sempat merasa terancam dan meminta bantuan seseorang,” paparnya.
Dedek mengaku panik saat penggerebekan berlangsung hingga memilih bersembunyi di kamar mandi.
Selain itu DK bahkan menduga peristiwa tersebut telah direncanakan sebelumnya.
Wak Jenggot Bantah Tudingan Ancaman?
Nama Wak Jenggot turut menjadi perhatian setelah disebut dalam klarifikasi Dedek Kusnadi (DK).
Ia akhirnya angkat bicara dan membantah adanya unsur ancaman.
“Waktu nelpon bagus-bagus, dia emosi, dikira saya meneror. Saya bilang siapa yang ngancam, kita ini kawan,” ungkap Wak Jenggot, pada Sabtu 2 Mei 2026.
Menurutnya, tidak pernah ada niat untuk mengintimidasi. Ia justru mengungkap bahwa persoalan utama berawal dari urusan titipan uang yang belum diselesaikan.
“Masalahnya itu soal titipan uang yang seharusnya disampaikan, tapi belum diberikan. Saya sudah beberapa kali coba hubungi, tapi tidak ketemu,” jelasnya.
Muncul Dua Versi Kejadian?
Wak Jenggot juga mengungkap bahwa ia sempat bertemu dengan Dedek di kawasan Mayang, Kota Jambi, di mana Dedek disebut sedang bersama seorang perempuan.
“Ketemu lah kemarin di Mayang, dia sama cewek ada di situ,” ungkapnya.
Ia menilai kejadian yang viral ini sebenarnya dipicu oleh dua situasi berbeda yang terjadi hampir bersamaan: dirinya yang mencari Dedek terkait persoalan uang, serta istri Dedek yang juga mencari keberadaan suaminya.
“Masalahnya itu ada dua versi yang kebetulan terjadi bersamaan. Saya cari dia, istrinya juga cari dia,” tegasnya.
Pernyataan tersebut kemudian membuka kemungkinan bahwa peristiwa ini bukan satu rangkaian tunggal seperti yang selama ini dipahami publik.
Selain itu, Wak Jenggot juga membantah keras adanya keterlibatan pihak tertentu seperti yang disebut dalam narasi sebelumnya.
“Itu tidak benar,” tegasnya singkat.
*(Risto Risanto/DISWAY.ID)











