Runtuhkan Stigma Takut Matematika, Pemkot Depok dan Disdik Jabar Gembleng Ratusan Guru Lewat Metode GASING

DEPOK, DMKtv,– Pemerintah Kota Depok bersinergi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat resmi membuka pelatihan matematika metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi tenaga pendidik jenjang SD, SMP, dan SMK.

Kegiatan strategis yang dipusatkan di SMA Negeri 4 Depok ini mengusung tema agung “Generasi Unggul untuk Jabar Istimewa” dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, M.M., bersama Kepala Disdik Jawa Barat Supriyanto.

Dalam sambutannya, Kepala Disdik Jabar Supriyanto menyoroti realitas di lapangan bahwa matematika kerap menjadi momok menakutkan bagi mayoritas peserta didik.

Bahkan tak segan membagikan pengalaman pribadinya di masa sekolah yang selalu diliputi kecemasan saat jam pelajaran hitung-hitungan tiba, sebuah fenomena psikologis historis yang nyatanya masih banyak dialami oleh para siswa masa kini.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pendekatan pedagogi modern menuntut adanya kesiapan mental anak sebelum proses transfer ilmu dilakukan.

Ruang kelas harus dibangun dengan suasana yang membahagiakan tanpa adanya rasa tertekan, dan di sinilah metode inovatif GASING hadir sebagai solusi cerdas untuk meruntuhkan stigma menakutkan menjadi sebuah pengalaman belajar yang sangat digemari.

Guna memastikan keberhasilan implementasi metode ini, para guru utusan dari berbagai sekolah akan digembleng secara intensif selama 15 hari penuh.

Pihak Disdik Jabar mengimbau secara tegas agar seluruh peserta memegang teguh komitmen untuk menyelesaikan pelatihan ini tanpa putus di tengah jalan, sehingga ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan demi menularkan atmosfer positif di instansi masing-masing.

Sejalan dengan visi tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa penguasaan matematika sangat linier dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.

Menurutnya, kesuksesan tata kelola sebuah kota bertumpu pada tiga pilar utama kesejahteraan warganya, yang diistilahkan dengan memastikan masyarakat memiliki “badan sehat, kantong tebal, dan otak pintar”.

Peningkatan kapasitas otak dan kecerdasan ini menjadi semakin krusial mengingat matematika, bersama bahasa Indonesia, kini menjadi tolok ukur utama standar kelulusan siswa.

Wali Kota pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Prof. Yohanes Surya beserta tim GASING Academy yang telah menciptakan metode revolusioner agar para siswa di Kota Depok kelak tak lagi membenci, melainkan justru menggemari angka.

Sebagai wujud keseriusan pemerataan kualitas pendidikan, Pemkot Depok memastikan program ini menjangkau langsung perwakilan dari 34 SMP Negeri yang ada di wilayah kota belimbing tersebut.

Pembukaan pelatihan bergengsi ini juga turut disaksikan oleh 11 kepala sekolah tingkat dasar yang mewakili 206 SD Negeri di penjuru Kota Depok guna mempersiapkan adaptasi metode serupa.

Ke depannya, Supian Suri berencana memperluas cakupan pelatihan metode GASING ini agar bisa diakses oleh para tenaga pendidik di 52 sekolah swasta gratis yang biaya operasionalnya ditanggung penuh oleh APBD Depok.

Langkah pemerataan kompetensi guru swasta ini diambil guna menekan fenomena penumpukan animo masyarakat ke sekolah negeri.

Sekaligus menggaransi kualitas pendidikan yang merata bagi seluruh anak-anak di Kota Depok tanpa terhalang kendala finansial.

*(Bagoes Aryo Bimantoro)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini