DEPOK. DMKtv,– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan peninjauan langsung ke area Lapangan Utama Balai Kota Depok yang baru saja rampung direvitalisasi.
Dalam agenda strategis tersebut, pria yang akrab disapa Kang Dedi ini turut didampingi oleh Wali Kota Depok, serta sejumlah kepala daerah lain di antaranya Bupati Purwakarta, Wali Kota Bekasi, dan Bupati Cianjur, guna mengevaluasi kualitas ruang publik yang kini didesain semakin terbuka bagi masyarakat.
Di sela-sela kunjungannya, Kang Dedi memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kota Depok dalam mengelola dan menata fasilitas publiknya.
Ia secara lugas berharap agar capaian ini dapat dijadikan landasan percontohan bagi daerah lain, terutama dalam hal akselerasi infrastruktur tata kota yang inklusif sekaligus memecah sekat kekakuan antara ruang birokrasi pemerintahan dengan warganya.
Poin yang turut memantik pujian dari sang Gubernur adalah kemandirian pembiayaan dari proyek penataan kawasan tersebut.
Seluruh tahapan pembangunan ruang terbuka ini diketahui disokong penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok, sebuah langkah yang dinilai sebagai bukti konkret kepiawaian pemerintah daerah dalam mengelola anggaran demi pemerataan pembangunan.
Lebih lanjut, Kang Dedi menegaskan bahwa gebrakan yang dilakukan Pemkot Depok ini sangat selaras dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kepala negara sebelumnya telah mengamanatkan secara tegas agar percepatan pembangunan fisik serta fasilitas pelayanan publik harus segera dieksekusi secara masif dan terukur hingga ke tingkat pemerintahan kota maupun kabupaten.
“Jadi contoh atuh kaya Walikota Depok, ikut bupati Purwakarta, Walikota Bekasi, Bupati Cianjur biar rakyat Jabar bisa merasakan kayak keneh” Ujar Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mengawal dan mendorong tren positif pembangunan seperti ini di seluruh wilayahnya.
Gubernur memastikan pihaknya siap memberikan dukungan penuh bagi seluruh proyek infrastruktur di kota dan kabupaten se-Jawa Barat, dengan target ambisius agar seluruh agenda penataan daerah dapat terealisasi seutuhnya sebelum tahun 2029 mendatang.
*(Bagoes Aryo Bimantoro)











