JAKARTA. DMKtv,- Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings memutuskan untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan prospek outlook yang tetap stabil.
Statemen itu disampaikan secara terbuka oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta.
“Asesmen S&P itu menunjukkan saya menjalankan fiskal dengan tepat, Presiden menjalankan pekerjaan fiskal yang lancar. Jadi merupakan suatu pengakuan internasional kita dapat menjalankan fiskal dengan baik, prudent, dan menciptakan pertumbuhan yang banyak sekali” ujar Purbaya, Selasa ini.
Keputusan ini didasari oleh ketahanan ekonomi nasional yang dinilai tetap solid, didorong oleh pertumbuhan domestik yang kuat serta pengelolaan fiskal yang terwaspada di tengah tekanan volatilitas pasar global.
Peringkat ini sekaligus mengonfirmasi kepercayaan investor asing terhadap prospek jangka panjang dan stabilitas moneter tanah air yang dinilai masih terjaga dengan baik.
Dipertahankannya peringkat kredit Indonesia ini didasari oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan tetap kokoh di angka 5,1 persen sepanjang tahun 2026, sebelum akhirnya stabil di level 5 persen pada tahun berikutnya.
S&P juga menyoroti performa impresif pada pos penerimaan negara yang terakselerasi berkat efektivitas pemulihan sektor perpajakan serta keuntunga dari lonjakan pendapatan komoditas. Sinyal positif ini tercermin nyata dari realisasi pendapatan negara periode Januari hingga Juli 2026 yang menembus angka fantastis Rp1.459,4 triliun, pencapain tersebut mencerminkan laju pertumbuhan yang signifikan hingga mencapai 21,5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Capaian positif pada pertengahan kuartal tahun ini diharapkan mampu menjadi bantalan fiskal yang kuat bagi pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun. Konsistensi reformasi struktural di sektor pajak dan hilirisasi komoditas akan terus menjadi motor penggerak utama dalam mempertahankan kepercayaan pasar global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
*(Bagoes Aryo Bimantoro)











