BOGOR. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto menerima pelatih tim nasional sepak bola putra senior Indonesia John Herdman bersama Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat sore.
Berdasarkan video yang diterima dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo menerima keduanya dalam suasana santai dan hangat.
Ketiganya berbincang di sebuah ruangan sambil duduk mengelilingi meja bundar. Prabowo duduk di tengah, diapit oleh Herdman di sebelah kanan dan Erick Thohir di sebelah kiri.
Dalam pertemuan itu, Herdman dan Erick kompak mengenakan batik bernuansa biru tua, sedangkan Prabowo mengenakan pakaian safari berwarna cokelat.
Percakapan berlangsung akrab. Erick menyampaikan sejumlah hal kepada Prabowo, termasuk mengenai rekam jejak Herdman sebelum menangani tim nasional Indonesia. Herdman, kata dia pernah melatih tim nasional sepak bola putri Kanada dan membawa tim tersebut tampil di Piala Dunia.
“Dan juga membantu tim nasional putri Kanada ke Piala Dunia,” kata Erick.
Pada kesempatan yang sama, Erick juga menyampaikan kepada Prabowo mengenai pemain tim nasional yang dinilai memiliki potensi, termasuk pemain muda Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Prasetyo menyampaikan pertemuan Prabowo dengan Herdman dan Erick Thohir kemungkinan membahas langkah-langkah penguatan tim nasional ke depan, termasuk tindak lanjut proses naturalisasi pemain yang baru saja memperoleh persetujuan.
“Kemungkinan pasti seperti itu dan termasuk rencana-rencana ke depan ya. Tentunya kan kalau kita memiliki keinginan lolos ke Piala Dunia tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih matang,” kata Prasetyo di Hambalang.
Selain itu, pembahasan juga akan terkait persiapan menghadapi berbagai agenda sepak bola internasional mendatang serta upaya memperbaiki iklim kompetisi nasional agar mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional.
Menurutnya, pembenahan kompetisi domestik menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan cita-cita besar masyarakat Indonesia melihat tim Merah Putih tampil di panggung Piala Dunia.
Di sisi lain, pertemuan ini juga berlangsung di tengah antusiasme masyarakat mengikuti ajang Piala Dunia yang telah berjalan lebih dari sepekan.
Meski timnas Indonesia belum berhasil lolos ke putaran final, pemerintah tetap mengapresiasi tingginya semangat masyarakat dalam menyambut pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
*(Fathur Rochman/Maria Cicilia Galuh/ANTARA)











