Mendikdasmen Pastikan Percepatan Revitalisasi Sekolah pada 2026

JAKARTA. DMKtv,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan revitalisasi sekolah untuk tahun 2026 terus dipercepat dengan saat ini mencapai 70 persen dari alokasi 11.744 sekolah dan beberapa sekolah akan dapat digunakan untuk tahun ajaran baru.

Dalam keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan telah melaporkan capaian perbaikan fasilitas sekolah pada 2025 telah mencapai 16.167 satuan pendidikan sesuai dengan yang ditargetkan dan tahun ini ditargetkan revitalisasi dilakukan terhadap total 71.744 sekolah di seluruh Indonesia, terbagi dalam 11.744 satuan pendidikan yang dikerjakan dengan anggaran Rp14 triliun dan rencana tambahan 60.000 satuan pendidikan.

“Sekarang yang revitalisasi tahun 2026 sudah mulai berjalan, sudah 70 persen dari alokasi 11.744 itu. Dan sudah mulai dikerjakan bahkan beberapa di bulan Juli dan Agustus sudah bisa selesai dan sudah bisa diresmikan untuk memulai tahun pelajaran tahun 2026-2027,” kata Mendikdasmen.

Tidak hanya memberikan manfaat kepada sektor pendidikan, program revitalisasi sekolah itu juga berdampak kepada kegiatan ekonomi masyarakat. Hal itu karena perbaikan yang dilakukan secara swakelola dan pembangunnya dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan.

“Kami memperkirakan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah mereka yang mengerjakan revitalisasi ini,” kata Abdul Mu’ti menambahkan.

Dia memproyeksikan untuk revitalisasi 71.744 satuan pendidikan pada tahun ini, sekitar 1,1 juta orang dapat bekerja dalam kegiatan tersebut dalam rentang waktu tiga sampai dengan delapan bulan.

Mendikdasmen menyampaikan bahwa masyarakat mengapresiasi revitalisasi tersebut dalam kunjungannya ke sejumlah daerah terutama wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Walaupun sebenarnya sesuai dengan undang-undang, tanggung jawab pembangunan itu ada pemerintah daerah, tapi karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami revitalisasi sekolah-sekolah itu, baik sekolah negeri maupun swasta dan itu kami selenggarakan di seluruh Indonesia,” demikian Abdul Mu’ti.

*(Prisca Triferna Violleta/Maria Cicilia Galuh Prayudhia/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini