JAKARTA. DMKtv,– Jaringan Rifaldy Fajar terduga riset palsu terbongkar dengan vosviewer dan memunculkan 3 nama utama, salah satunya adalah Prihantini.
Pencarian nama-nama tersebut tak lepas dari rasa penasaran siapa saja yang memiliki hubungan kuat dengan Rifaldy Fajar terduga riset palsu yang terbongkar saat di konferensi dunia International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) di Kopenhagen, Denmark pada 17-21 Mei 2026 lalu.
Salah satu netizen, dengan menggunakan aplikasi vosviewer membongkar nama-nama yang sering berhubungan dengan terduga Rifaldy.
Dengan menggunakan aplikasi ini, terlihat pihak-pihak dan nama-nama yang sering berhubungan langsung dengan Rifaldy dalam jangka waktu tertentu.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh M Miftahul Amri dengan akun threads @miftahulamri memaparkan jika terdapat 3 nama yang memiliki hubungan langsung dengan Rifaldy.
Sebelum dikerucutkan, terdapat 5 nama yang berhubungan langsung dengan Rifaldy, di antaranya adalah Prihantini, Sahnaz Vivinda Putri adik Rifaldy, R Winarti, P Jupri dan NI Kurniastuti.
Namun dari hasil pengerucutan menjadi 3 nama yang paling sering berhubungan langsung dengan Rifaldy, 3 nama tersebut antara lain adalah Prihantini, Sahnaz Vivinda Putri dan P Jupri.
Meskipun berhasil mengumpulkan nama-nama yang memiliki hubungan dengan Rifaldy, namun masih belum dikatahui peran masing-masing pihak.
Menariknya lagi, Prihantini disebut-sebut memiliki dua nama, yaitu Prihantini dan Prihantini Jupri.
Hal ini disampaikan oleh salah satu korban yang mengaku jika namanya pernah dicatut oleh Rifaldy pada 2020 lalu.
Intan Lisnawati melalui akun threads@intanlisnawati menyampaikan bahwa namanya pernah dicatut oleh Rifaldy untuk sebuah abtrak dengan tema Implementation of Coping Religious in Overcoming Disorders of Physical- Psychological-Social-Spiritual in Chronic Kidney Failure Patients in the emodialysis Process (Based on Islamic Perspective) yang terfiliasi dengan Department of Mathematics and Computational Biology, Yogyakarta State University, Indonesia.
Pada abtrak yang untuk KSN 2020 Fully Virtual Meeting tersebut, Rifaldy mencantumkan nama Intan Lisnawati dan adanya nama Prihantini Jupri.
Sedangkan agenda Rifaldy, Sahnaz dan Prihantini hingga akhir 2026 ini memiliki agenda akan kembali tampil di cara konferensi tingkat internasional.
Sahnaz berencana akan mengikuti kongres internasional tentang liver di Korea pada bulan Juni 2026 mendatang dangan tema Machine Learning-Based Time-Updated Prediction of Post-Hepatectomy Liver Failure Using Perioperative Data Streams yang terafiliasi dengan Universitas Terbuka Indonesia.
Sedangkan Prihantini juga akan tampil di ajang yang sama membawakan materi Mathematical Modeling of a Transcriptomic Fibrosis Point-of-No-Return to Refine Clinical Timing in Biopsy-Proven Metabolic Dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease yang terafiliasi dengan IMCDS-BioMed Research Foundation Indonesia.
Selain itu Rifaldy juga berencana akan menghadiri acara cardiology yg akan diselenggarakan pada November 2026, di mana berdasarkan jadwal yang ada, Rifaldy hadir sebagai medical doctor dengan afiliasi dengan kampus di Swedia.
*(Reza Permana/DISWAY.ID)











