JAKARTA. DMKtv,- Presiden RI Prabowo Subianto menyambut baik penguatan kerja sama sektor keuangan dengan India, ditandai dengan percepatan pembahasan penggunaan sistem pembayaran lintas batas berbasiskan kode respons cepat atau QR.
Di dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, Presiden Prabowo mengatakan mengapresiasi kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR atau Cross-border QR Payment Linkage antara Indonesia dan India.
“Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan,” kata Presiden Prabowo.
Upaya percepatan pembahasan menggunakan kode QR itu dilakukan di tengah upaya meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara, yang disebut Prabowo sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral Indonesia dan India.
Langkah peningkatan itu dilakukan dengan pengintensifan pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement (PTA) serta peninjauan untuk peningkatan ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA).
Penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia itu dilakukan menghadapi situasi global saat ini.
Presiden mengatakan bahwa penguatan di sejumlah sektor lain juga perlu dilakukan menghadapi kondisi global, termasuk mempererat kerja sama di sektor energi.
“Di tengah situasi global saat ini kami juga mendorong penguatan kerjasama di bidang ketahanan energi, termasuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, juga saling tukar teknologi dan kapasitas di bidang teknologi nuklir,” tutur Prabowo.
Selain ekonomi dan energi, Indonesia dan India juga berkomitmen untuk mempererat hubungan kerja sama dalam bidang kesehatan kebudayaan, pendidikan serta politik.
Di dalam kesempatan pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga menyaksikan penandatanganan serta pengumuman 16 dokumen kerja sama dan nota kesepahaman antara Indonesia dan India.
Sebanyak 16 dokumen tersebut mencakup kerja sama antarlembaga pemerintah maupun antarperusahaan di berbagai bidang, mulai dari eksplorasi ruang angkasa, pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, hingga pendidikan.
*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)











