Anwar: Pembangunan ASEAN harus Seiring dengan Pengentasan Kemiskinan

KUALA LUMPUR, MALAYSIA. DMKTv,- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menekankan pentingnya pengentasan kemiskinan dalam usaha mewujudkan pembangunan bersama antara negara-negara anggota ASEAN di kawasan sendiri.

“Kita harus turunkan tingkat kemiskinan ekstrem hingga nol persen … negara-negara tak boleh membiarkan tingkat kemiskinan meningkat dan mereka harus mengatasi isu tersebut,” kata Anwar menanggapi pertanyaan ANTARA soal upaya pengentasan kemiskinan tingkat kawasan, Minggu waktu setempat.

Dalam wawancara khusus bersama media menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia, Anwar mengatakan bahwa pengentasan kemiskinan harus berjalan seiring dengan upaya negara-negara ASEAN memajukan ekonomi nasional maupun kawasan.

Ia mengingatkan supaya negara-negara ASEAN menegaskan tekad mereka, baik melalui komitmen bersama maupun pernyataan ASEAN, untuk menangani isu kemiskinan dan kesenjangan masyarakat di negara masing-masing.

“Kalau tidak, semua pembicaraan soal pembangunan ekonomi tak akan berarti apa-apa bagi kehidupan dan kesejahteraan orang miskin,” ucap PM Malaysia.

Untuk itu, sebagai pemegang Keketuaan ASEAN, Malaysia akan terus mendorong agenda pengentasan kemiskinan di tingkat regional, termasuk melalui Deklarasi Kuala Lumpur tentang Visi Komunitas ASEAN 2045 yang akan diteken dalam KTT ASEAN kali ini.

Anwar pun menegaskan bahwa penanganan isu kemiskinan dan kesenjangan menjadi pendorong Deklarasi tersebut. “Karena pembangunan memerlukan perlindungan hayat hidup masyarakat awam,” kata dia, menambahkan.

Sementara itu, terkait penanganan isu keamanan siber dan kasus penipuan daring lintas batas di Asia Tenggara, PM Malaysia menekankan bahwa pihaknya telah memiliki kerja sama efektif dengan Laos dan Kamboja baik di tingkat bilateral ataupun tingkat ASEAN.

Sebagai pemegang Keketuaan ASEAN tahun ini, Malaysia menjadi tuan rumah KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur pada 26—27 Mei 2025. Selain KTT ASEAN, akan dilaksanakan pula KTT ASEAN-GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) yang kedua dan KTT ASEAN-GCC-China pertama.

*(Virna P Setyorini, Nabil Ihsan/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini