JAKARTA. DMKtv,- Wakil Perdana Menteri (Wakil PM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengunjungi Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower di Jakarta, Sabtu malam, dan disambut jamuan makan malam oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.
Dalam sambutan sebelum jamuan makan malam, Surya mengatakan hubungan Indonesia dengan Malaysia adalah hubungan negeri serumpun, yang tidak bisa disamakan dengan hubungan ke negara-negara lain.
Maka dari itu, hubungan tersebut pun merupakan pondasi kekokohan dua negara.
“Tidak ada salahnya kita bisa duduk bersama, minum kopi bersama dengan kawan kita,” kata Surya.
Menurut dia, kunjungan Zahid merupakan pemberi energi positif dan sebagai tambahan motivasi bagi NasDem untuk terus berjuang untuk merumuskan langkah-langkah kebijakan agar bisa menghasilkan suatu hal yang sesuai dengan harapan.
Dia menilai hubungan antara Indonesia dan Malaysia, bukan hanya datang dengan pertimbangan keuntungan dan rugi semata. Menurut dia, untung dan rugi hanyalah neraca dalam transaksi perdagangan.
Lebih jauh dari itu, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah hubungan serumpun yang mampu untuk menjaga kebangkitan dan kekuatan bersama untuk bisa membangun bangsa Indonesia maupun bangsa Malaysia.
Selain itu, Surya mengatakan kedua negara juga bisa memperkuat satu sama lain dalam menghadapi masalah-masalah domestik yang terjadi. Namun, dia menilai hal itu bukan berarti intervensi.
“Pak Zahid jangan pernah segan melihat Indonesia khususnya berkunjung ke Jakarta karena di sini ada sahabat-sahabat Anda, Nasdem,” katanya.
Sementara itu, Zahid mengatakan bahwa dia sudah mengenali Surya Paloh sejak lama, ketika masih memimpin organisasi pemuda AMPI. Saat itu, Zahid pun sedang menjabat di organisasi kepemudaan Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu/United Malays National Organisation (UMNO).
Dia menyampaikan bahwa Pemerintahan Indonesia memiliki delapan partai politik yang menyokong, sedangkan Malaysia memiliki 18 partai politik. Namun dia memastikan siapapun yang menjadi Perdana Menteri atau duduk di pemerintahan Malaysia, hubungan dengan Indonesia harus terus kuat.
“Saya bilang, Malaysia dan Indonesia itu seperti saudara kandung. Kita dalam rantau Kepulauan Melayu,” ucap Zahid.
*(Bagus Ahmad Rizaldi/ANTARA)











