ISTANBUL. DMKtv,- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (7/6) mengatakan bahwa Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu harus menerima kesepakatan nuklir apa pun yang berhasil dicapai Washington dengan Teheran, dengan Trump menegaskan bahwa keputusan kebijakan luar negeri AS sepenuhnya berada di tangannya.
“Dia tidak punya pilihan lain,” kata Trump dalam wawancara melalui telepon dengan harian Financial Times yang berbasis di Inggris. “Saya yang menentukan. Saya yang menentukan semuanya. Bukan dia yang menentukan.”
Pernyataan Trump disampaikan setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke sejumlah sasaran di Israel dalam pelanggaran paling signifikan terhadap gencatan senjata yang dicapai pada awal April.
Dalam pernyataan sebelumnya setelah serangan rudal tersebut, Trump mengatakan kepada stasiun televisi Fox News bahwa ia akan meminta Netanyahu untuk tidak melakukan pembalasan terhadap Iran. Laporan lanjutan dari Axios dan media Israel menyebutkan bahwa keduanya telah melakukan percakapan melalui telepon terkait masalah tersebut.
Meski terjadi serangan rudal, Trump mengatakan ia akan tetap melanjutkan upaya mencapai kesepakatan dengan Teheran.
“Ini (serangan rudal) tidak akan berdampak pada kesepakatan tersebut,” ujarnya. “Kesepakatan itu bisa saja berhasil berdasarkan substansinya sendiri, atau tidak, namun serangan rudal itu tidak akan memengaruhinya.”
Jika perundingan pada akhirnya gagal, Trump mengatakan ia akan mempertimbangkan tindakan militer terhadap Iran atau memperketat blokade ekonomi.
“Itu berarti mungkin kami akan masuk dan menyelesaikan bagian yang belum kami tangani secara militer,” katanya, seraya menambahkan bahwa blokade ekonomi terbukti lebih merugikan dibandingkan serangan militer.
Serangan Iran terjadi setelah serangkaian serangan Israel terhadap berbagai sasaran di Lebanon meskipun telah beberapa kali diberlakukan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.
Salah satu serangan tersebut adalah serangan terhadap posisi Hizbullah di Beirut, ibu kota Lebanon, Minggu, yang memicu respons rudal dari Iran. Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata permanen Israel di Lebanon merupakan prasyarat bagi tercapainya kesepakatan apa pun dengan AS.
*(Anadolu/ANTARA)











