JAKARTA. DMKtv,- Komandan Pusat Pendidikan Kesehatan (Danpusdikkes) Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Puskesad) Kolonel (CKM) Shohibul Hilmi memastikan dua peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sedang hamil mendapat pendampingan khusus.
Hal tersebut dilakukan agar kondisi peserta yang sedang hamil tetap sehat dan bisa menjalani materi pendidikan hingga selesai.
“Untuk ke dua siswa ini melekat personel kesehatan dengan kualifikasi bidan untuk terus memantau perkembangan mereka. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada keluhan, mereka bisa mengikuti kegiatan dengan aman dan lancar,” kata Shohibul saat ditemui awak media di Pusdikes Puskessad, Jakarta Timur, Selasa.
Shohibul menjelaskan bahwa kondisi hamil itu baru diketahui setelah ke dua siswa dan para siswa lain melakoni tes kesehatan sebelum mengikuti pendidikan di tempatnya.
Setelah diketahui sedang mengandung, pelatih memberi tanda khusus berwarna biru di lengan kanan siswa sebagai tanda bahwa mereka membutuhkan perhatian kondisi kesehatan secara khusus.
Menurut Shohibul, peserta yang sedang hamil tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan di luar kelas seperti olahraga hingga peraturan baris berbaris (PBB).
Mereka juga diperbolehkan untuk memeriksa kesehatan kandungan di fasilitas rumah sakit TNI AD yang jaraknya tidak jauh dari lokasi pendidikan.
“Mereka didampingi rutin tiap minggu kontrol ke dokter spesialis kandungan dan di sana sudah mendapatkan suplemen-suplemen untuk kebaikan keberlangsungan kandungan ini.” kata Shohibul.
Tidak hanya kepada peserta yang sedang hamil saja, Shohibul memastikan peserta yang memiliki riwayat penyakit tertentu juga akan mendapatkan perhatian khusus oleh tim medis.
Tercatat ada 12 peserta yang memiliki riwayat penyakit dan mendapatkan perhatian khusus dari pihak pelatih.
Dengan adanya pelayanan khusus ini, Shohibul berharap seluruh peserta tetap dalam keadaan sehat dan proses pendidikan bisa berjalan lancar.
*(Walda Marison/ANTARA)











