JAKARTA. DMKtv,- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong pada hari ini direncanakan penandatanganan sebanyak 26 kesepakatan antara kedua negara.
“Pertemuan tahunan Presiden RI dan PM Singapore, juga akan ada 26 kesepakatan/MoU nanti ditandatangani,” kata Seskab Teddy saat dikonfirmasi dari Jakarta pada Senin.
PM Singapura Lawrence Wong saat ini sudah tiba di Indonesia pada Minggu (5/7) malam disambut oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan PM Lawrence Wong pada siang hari ini.
Beberapa nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang akan ditandatangani atau diumumkan rencananya termasuk kerja sama dalam bidang lingkungan hidup dan kolaborasi terkait perdagangan karbon.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Singapura resmi menandatangani nota kesepahaman perjanjian perlindungan lingkungan hidup yang dilakukan oleh Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Moh Jumhur Hidayat dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Republik Singapura, Grace Fu di Jakarta pada 29 Juni 2026.
MoU tersebut merupakan payung kerja sama untuk potensi kolaborasi berbagai isu lingkungan termasuk ekonomi sirkular, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan, pengendalian polusi lintas batas, dan perubahan iklim.
Selain itu, KLH/BPLH juga akan fokus pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar lebih siap mengawal era baru ekonomi rendah karbon.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Indonesia dan Singapura akan rutin menggelar pertukaran tenaga teknis, meluncurkan penelitian bersama, dan membangun proyek- proyek percontohan ramah lingkungan dan keberlanjutan.
Kemudahan transfer teknologi antarkedua negara juga akan dijamin untuk mempercepat inovasi pengelolaan lingkungan.
*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)











