JAKARTA. DMKtv,- Diva pop Indonesia Ruth Sahanaya (60) pernah mengatakan ingin terus bernyanyi sampai Tuhan memanggil di tengah rentang karirnya yang telah menginjak 42 tahun di industri musik Indonesia.
Perkataan tersebut diingat benar oleh suami sekaligus manajernya, Jeffry Waworuntu, dalam jumpa pers peluncuran album mini terbaru Ruth Sahanaya berjudul “Merindu” di Jakarta, Selasa.
Jeffry menceritakan momen ketika dirinya pernah menanyakan batas waktu sang istri dalam bernyanyi.
“Kamu sampai kapan sih menyanyi? Sampai Tuhan memanggil saya,” ujar Jeffry menirukan jawaban penyanyi yang kerap disapa Uthe tersebut.
Menurut Jeffry, Uthe menjadikan dunia musik sebagai sesuatu yang sudah menjadi aset di dalam dirinya, sehingga apapun bidang seni lain yang dijalani akan selalu berpegang teguh bahwa dirinya adalah seorang penyanyi.
EP “Merindu” berisi enam lagu, terdiri atas dua lagu yang telah dirilis sebelumnya berjudul “Sebaris Lirik Cinta” dan “Pelangi”, serta empat lagu baru yang akan didengarkan publik untuk pertama kalinya di seluruh platform musik digital pada 4 September seperti “Pagi”, “Aku Tak Sanggup”, “Terserah kamu”, dan “Aku Merindu” sebagai lagu utama.
Ruth Sahanaya melangsungkan proses kreatif album mini “Merindu” bersama sejumlah musisi dan produser musik seperti Farrel Hilal, Samuel Song, Kelvin Joshua, Resa Husin dan gitaris Indra Iryawansyah (Koko) untuk menyelaraskan aransemen lagu bernuansa kekinian dengan identitas musik Uthe.
Uthe juga tidak ragu mendiskusikan arah vokal dengan penyanyi yang lebih muda seperti Kamga Mo sebagai salah satu pengarah vokal karena dianggap lebih mengerti tentang warna vokal yang digandrungi oleh pendengar musik masa kini.
Sebagai kado eksistensi Ruth Sahanaya di industri musik dan merayakan hari lahir Uthe pada 1 September, Jeffry, selaku produser eksekutif album mini “Merindu” mengabulkan mimpinya yang ingin merilis album secara fisik dalam format piringan hitam (vinyl).
Album mini “Merindu” Ruth Sahanaya dalam format piringan hitam itu rencananya dirilis dalam edisi terbatas 100 keping dan bernomor seri dari 01 sampai 100 pada November mendatang.
*(Abdu Faisal/ANTARA)











