Resmi Dilantik, Pengurus Baru HIPMI Kota Depok Siap Jadikan UMKM ‘Naik Kelas’ Melalui Sinergi ala Tim Sepak Bola

DEPOK. DMKtv,– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru untuk masa bakti 2026-2029.

Prosesi pelantikan akbar yang menandai semangat baru pergerakan ekonomi kaum muda ini diselenggarakan secara meriah di Ballroom Margo City Kota Depok, Sabtu (19/9/2026).

​Momentum strategis ini turut disaksikan oleh deretan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tampak hadir Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriatna, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Dr. Cristian Rony Putra, serta Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo.

Selain pengurus inti, agenda ini juga dirangkai dengan pengukuhan Badan Semi Otonom (BSO) di bawah naungan HIPMI Depok.

​Dalam sambutannya, pimpinan HIPMI Depok menganalogikan sinergi antara pengusaha dan Pemerintah Kota Depok ibarat sebuah tim sepak bola yang solid.

Pemerintah daerah berperan krusial sebagai pelatih sekaligus manajer yang merancang strategi jangka panjang, membangun infrastruktur, dan merumuskan aturan main.

Sementara itu, para pengusaha muda bertindak selaku pemain bintang yang berlari di lapangan, mengeksekusi peluang, hingga mencetak “gol” pencapaian ekonomi.

​Pola kemitraan strategis ini menegaskan bahwa pengusaha dan pemerintah tidak bisa lagi bekerja secara parsial atau sendiri-sendiri.

Keduanya harus saling percaya dan memahami porsi peran masing-masing dengan satu visi yang sama, yakni membawa Kota Depok menjadi pemenang dalam peta persaingan ekonomi dan bisnis tingkat nasional.

​HIPMI sendiri diakui memiliki keunggulan komparatif yang sangat besar, baik dari sisi kedalaman jaringan komersial maupun relasi kepemerintahan di seluruh Indonesia.

Mengingat rekam jejak organisasi ini yang kerap melahirkan tokoh nasional, kepengurusan baru ini didorong untuk tampil sebagai percontohan (role model) yang ideal bagi siapa pun yang ingin merintis wirausaha di kota belimbing.

​Perhatian utama organisasi kini bertumpu pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang faktanya menyumbang hingga 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Kota Depok.

Menariknya lagi, separuh dari pergerakan UMKM tersebut saat ini dinakhodai langsung oleh anak-anak muda, yang menjadikannya tulang punggung sekaligus basis kekuatan ekonomi daerah.

​Guna mendorong program “UMKM Naik Kelas”, HIPMI Depok siap memfasilitasi anggotanya dengan aksi nyata berbasis kolaborasi internal.

Sebagai contoh, terdapat pengurus HIPMI kota Depok pemilik pabrik percetakan raksasa yang berani menjamin harga kemasan (packaging) termurah bagi pelaku UMKM lokal, hingga pemilik puluhan cabang restoran yang siap berbagi ilmu mengenai tata kelola bisnis kuliner.

​Fasilitas ruang belajar dan pendampingan mentor tersebut juga akan dikawinkan dengan kemudahan akses permodalan dari pihak luar.

HIPMI berkomitmen untuk terus menggandeng mitra strategis, terutama dari sektor perbankan, agar proses eskalasi bisnis para pelaku usaha di akar rumput dapat terakselerasi berkat kolaborasi pembiayaan tersebut.

“Untuk itu kami mohon di luar sinergi yang kita bangun, masukkan saran bukan hanya dari pengurus tim ini, tetapi dari seluruh anak-anak muda di Kota Depok, khususnya para pengusaha di Kota Depok untuk bagaimana kita menyiapkan Depok ini sebagai kota yang sangat kondusif buat orang berinvestasi” Ujar Supian Suri

Ke depannya, kepengurusan periode 2026-2029 ini bertekad menjadikan HIPMI sebagai organisasi pembelajar yang adaptif, solutif, dan tangguh menghadapi dinamika pasar.

Dengan semangat berbagi pengetahuan dan bertukar ide kreatif, setiap tantangan bisnis diharapkan mampu diurai bersama menjadi program-program kerja prioritas yang konstruktif selama tiga tahun ke depan.

*(Bagoes Aryo Bimantoro)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini