Prabowo Dengarkan Aspirasi dan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan

TABANAN, BALI. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi dan kisah para siswa Sekolah Rakyat yang merasakan manfaat dari program prioritas itu ketika meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu.

Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden diterima di Jakarta, Presiden mendengarkan langsung berbagai kisah perjuangan, harapan serta ungkapan terima kasih dari para penerima manfaat program Sekolah Rakyat.

Salah seorang calon siswa, Bagus, menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya Sekolah Rakyat yang dinilai sangat membantu keluarganya.

“Untuk Bapak Presiden, saya sangat berterima kasih atas pembangunan Sekolah Rakyat ini, keluarga kami jadi, saya merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Terima kasih sekali Bapak Presiden,” ujar Bagus di hadapan Presiden.

Prabowo juga menyaksikan langsung perkembangan salah seorang siswa bernama Rizky yang menceritakan bahwa dia belum mampu membaca saat masih duduk di sekolah dasar. Melalui pendampingan guru, wali asuh, dan wali asrama di Sekolah Rakyat, Rizky kini telah mampu membaca dengan lancar.

“Saya pas SD (Sekolah Dasar) itu, saya enggak bisa membaca dan pas ada Sekolah Rakyat itu, saya diajarkan dengan guru, wali asuh, wali asrama. Habis itu saya diajarkan sampai lancar membaca. Habis itu saya diajarkan dengan guru. Lantas itu saya lancar membaca,” kata Rizky sebelum menunjukkan kemampuannya membaca di hadapan Presiden dan para tamu yang hadir.

Sementara itu, calon siswa Kadek Dewi Lestari bersama ibunya, Ni Nyoman Martini, turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

Sang ibu mengaku bersyukur putrinya berkesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.

“Terima kasih Bapak. Terima kasih Pak, anak saya sudah mau masuk sekolah,” tutur Martini dengan haru.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo berbincang langsung dengan Kadek Dewi Lestari yang bercita-cita menjadi guru tari. Presiden pun memberikan semangat dan berpesan agar Kadek belajar dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan cita-citanya.

“Belajar yang baik ya, nanti belajar yang baik ya,” pesan Presiden.

Selain itu, Presiden juga mendengarkan kisah Ni Kadek Aryani, remaja berusia 15 tahun yang sempat berhenti sekolah selama dua tahun setelah lulus sekolah dasar karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Putri dari seorang petani tersebut mengaku sangat ingin kembali bersekolah dan menyambut dengan penuh antusias kesempatan untuk bergabung dengan Sekolah Rakyat.

“Saya kepingin sekali dari dulu sekolah. Saya sudah tamat SD. Dua tahun sudah nggak sekolah. Terus ada pengawasnya ke rumah. Minta, dimintain sekolah. Saya kepingin sekali sekolah itu,” kata Ni Kadek Aryani.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang memberinya kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan.

*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini