Motif Asmara di Balik Kasus Penganiayaan Caddy Golf

JAKARTA. DISWAY.ID,- Polres Metro Tangerang Kota mendalami motif dugaan asmara atau hubungan khusus antara pelaku dan korban kasus penganiayaan seorang caddy golf.

Plt Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, mengatakan bahwa seluruh laporan dan alat bukti yang ada sedang didalami oleh penyidik.

“Keterangan awal yang diperoleh penyidik, insiden diduga dipicu persoalan pribadi antara korban dan terlapor yang memiliki hubungan khusus,” ujar Iwan, Jumat, 26 Jumat 2026.

Ia mengonfirmasi bahwa dugaan perkara itu terjadi di kawasan Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Iwan, korban melaporkan telah mengalami tindakan kekerasan fisik yang mengakibatkan sejumlah luka pada bagian kepala dan wajah.

Korban diketahui telah menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum guna mendukung proses penyidikan.

Selain itu, penyidik juga telah mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut serta melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Penyidik juga telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian kejadian saat peristiwa berlangsung,” ungkapnya.

“Rekaman tersebut menjadi salah satu alat bukti penting yang saat ini sedang dianalisis untuk kepentingan pembuktian,” sambung Iwan.

Tak berhenti di situ, Iwan menambahkan, korban juga mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Antara lain: luka robek pada kepala, luka lebam di bagian kening, pipi, dan bibir akibat dugaan tindak kekerasan yang dilaporkan.

Diketahui, lanjut Iwan, sempat terdapat upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak. Namun polisi tetap melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana akan ditangani secara profesional, proporsional, dan transparan,” tegasnya.

“Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen memberikan perlindungan kepada korban serta menegakkan hukum secara profesional guna mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat,” tambah Iwan menutup.

Sebelumnya, jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya sebuah video CCTV yang menunjukkan dugaan aksi kekerasan terhadap seorang caddy di sebuah lapangan golf.

Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang diduga sebagai pemain golf terlihat menginjak bagian leher caddy yang sudah terjatuh setelah diseret dari mobil buggy.

Dilansir dari akun instagram lbj_jakarta, peristiwa berdarah itu terjadi pada 23 Juni 2026 di Modern Golf & Country Club, Kota Tangerang, Banten.

Rekaman singkat itu sontak menuai reaksi keras dari warganet karena dinilai memperlihatkan tindakan yang tidak manusiawi.

Di saat bersamaan, media sosial diramaikan dengan spekulasi bahwa pemain golf yang terekam dalam video tersebut adalah seorang pejabat publik.

*(Candra Pratama/DISWA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini