JAKARTA. DMKtv,- Viral di media sosial Threads adanya kabar seorang model profesional bernama Ansy Jan De Vries yang diduga menjadi korban begal di kawasan samping Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Informasi tersebut pertama kali ramai setelah diunggah oleh akun Threads @hmzr39 dan kemudian dibagikan ulang oleh akun @annastasyab.d.
Unggahan itu langsung menyita perhatian publik dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Dalam informasi yang beredar di media sosial, korban disebut mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan kejadian tersebut berlangsung. Namun berdasarkan informasi yang ramai dibahas di Threads, insiden diduga terjadi menjelang tengah malam ketika korban pulang setelah beraktivitas.
Saat peristiwa terjadi, korban disebut tengah menggunakan layanan ojek online di kawasan samping Tol Kebon Jeruk sebelum akhirnya diduga diadang oleh pelaku pembegalan.
Akibat kejadian tersebut, korban dikabarkan mengalami luka bacok cukup serius di bagian kepala akibat senjata tajam jenis celurit.
Sementara pengemudi ojek online yang membawa korban juga disebut mengalami luka robek pada bagian tangan.
Dalam tangkapan layar yang beredar luas di media sosial, korban sempat mendapatkan penanganan awal di instalasi gawat darurat (IGD) sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Sumber Waras untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Korban awalnya disebut masih dalam kondisi sadar dan sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga.
Akan tetapi kondisi kesehatan korban dikabarkan terus menurun karena kehilangan banyak darah dan hingga kini disebut belum sadarkan diri.
Unggahan yang beredar juga menyebutkan bahwa luka di bagian kepala korban mengalami pembengkakan serta infeksi serius sehingga membutuhkan penanganan intensif dari tim medis.
Kabar dugaan pembegalan terhadap model profesional tersebut langsung menjadi perhatian luas di media sosial Threads.
Banyak pengguna media sosial turut memberikan doa dan dukungan agar korban segera pulih.
Selain itu, sejumlah warganet juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari, terutama di kawasan yang dinilai rawan tindak kriminal.
Menanggapi kabar yang viral tersebut, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan bersama Polsek Palmerah dan Polsek Grogol Petamburan.
Namun hingga kini, polisi mengaku masih belum dapat memastikan lokasi kejadian yang disebut dalam unggahan media sosial tersebut. Pasalnya, kawasan pinggir Tol Kebon Jeruk mencakup beberapa wilayah berbeda.
“Kami bersama jajaran terkait masih melakukan penelusuran,” ujar Nur Aqsha, pada Senin 18 Mei 2026.
Polisi juga telah melakukan pengecekan langsung ke RS Sumber Waras yang sebelumnya disebut menjadi lokasi perawatan korban.
Akan tetapi, hasil penelusuran sementara tidak menemukan data pasien dengan identitas seperti yang beredar di media sosial.
“Tidak ditemukan ada pasien atas nama tersebut ataupun korban luka bacok,” kata Aqsha.
Selain itu, pihak kepolisian menyebut hingga saat ini belum ada laporan resmi dari korban maupun keluarga terkait dugaan aksi pembegalan tersebut.
Untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, polisi kini melakukan pendalaman bersama tim siber Polres Metro Jakarta Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut membenarkan hasil pengecekan yang dilakukan aparat kepolisian.
Menurutnya, tidak ditemukan data pasien dengan nama yang disebut dalam unggahan viral selama satu bulan terakhir di rumah sakit terkait.
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan proses verifikasi masih terus dilakukan guna memastikan validitas informasi yang ramai diperbincangkan warganet di Threads.
*(Risto Risanto/DISWAY.ID)











