JAKARTA. DMKtv,- Menteri Sosial Saifullah Yusuf berencana melakukan audiensi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mendapatkan masukan mengenai pengadaan barang di Sekolah Rakyat.
Ditemui usai konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Jakarta, Rabu, Saifullah Yusuf menyampaikan rencana untuk bertemu dengan pimpinan KPK pada Kamis (7/5).
“Saya yang minta waktu karena itu ada, katakanlah, menurut saya pendapat yang patut didengarkan dari KPK,” katanya.
Mensos menjelaskan dalam pertemuan dengan KPK akan disampaikan seluruh data-data dan proses terkait pengadaan barang yang dilakukan untuk operasional Sekolah Rakyat, termasuk soal pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
“Jadi, pendapatnya KPK sangat kami dengarkan dan kami akan tindak lanjuti untuk supaya lebih tahu,” tuturnya.
Nasihat dan saran dari KPK itu diperlukan untuk memastikan proses pengadaan yang lebih baik.
Mengenai proses yang sudah berjalan, Mensos memastikan bahwa pengadaan untuk Sekolah Rakyat berjalan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan.
Dengan penetapan harga barang dilakukan lewat survei pasar dan konsultasi terlebih dahulu.
Khusus untuk pengadaan sepatu sendiri, masing-masing siswa mendapatkan empat pasang sepatu terdiri dari sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Berdasarkan data realisasi yang dipaparkan oleh Mensos pada Selasa (5/5), harga sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang sebesar Rp640.000.
Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi mencapai Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan jenjang SD sebesar Rp250.000.
Sebelumnya, sempat beredar di media sosial mengenai pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat dengan harga asli di bawah pagu Rp700 ribu yang ditetapkan oleh Kemensos.
Mensos menyampaikan bahwa terkait foto yang menjadi pembicaraan itu memperlihatkan dirinya dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang berasal dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ia memastikan bahwa sepatu itu bukan berasal dari pengadaan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.
*(Prisca Triferna Violleta/Fathur Rochman/ANTARA)











