Menkop Ajak Mahasiswa Agar tak Pesimis terhadap Kopdes Merah Putih

JAKARTA. DMKtv,- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak mahasiswa untuk tidak pesimis terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) meski operasionalnya masih menghadapi berbagai tantangan.

Hal itu disampaikan Ferry dalam menjawab pertanyaan wartawan mengenai demonstrasi mahasiswa beberapa waktu lalu yang salah satu aspirasinya meminta program Kopdes Merah Putih diefisienkan dan dievaluasi kembali.

“Memang tidak mudah mengoperasionalkan, tapi jangan pesimis. Dan rakyat kan butuh badan usaha, butuh ekonominya bangkit,” kata Ferry di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.

Ferry menjelaskan, pembentukan KDMP merupakan upaya pemerintah untuk menggerakkan kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa dan kelurahan dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam aktivitas usaha.

Ia menjelaskan pelaksanaan program tersebut mencakup sejumlah tahapan, mulai dari pembentukan badan hukum, pembangunan sarana fisik, hingga pengoperasian koperasi.

Karena itu, proses implementasi dinilai memerlukan waktu dan penyesuaian sebelum dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, ujar Ferry, pemerintah juga menyesuaikan target pembangunan Kopdes Merah Putih pada tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa pengembangan Kopdes Merah Putih akan terus dilanjutkan.

“Tapi operasionalisasi itu kan membutuhkan pendekatan yang sifatnya kualitatif, harus berdasarkan feasibility study seperti yang disampaikan oleh DPR. Dan Koperasi Desa ini kan harus profit dan lain sebagainya. Jadi harus ada pendekatan yang kualitatif juga,” kata Ferry.

Diberitakan sebelumnya, Menkop Ferry memperkirakan sekitar 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi hingga akhir 2026 seiring percepatan pembangunan sarana pendukung program tersebut di berbagai daerah.

“Sampai dengan tahun ini, saya perkirakan semua bangunan fisik yang sudah selesai maksimal 40 ribu. Bangunan fisik selesai, operasionalnya diusahakan. Saya rasa sampai akhir tahun ini bisa,” kata Ferry dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (11/6).

Ferry mengatakan pemerintah menggunakan pendekatan yang realistis dan mengedepankan aspek kualitas dalam pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.

Ia menyebut hingga saat ini sebanyak 12.533 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh. Selain itu, 22.737 unit koperasi masih dalam tahap pembangunan.

“Jadi dari 35.000 lahan yang terverifikasi, 22.000-nya sedang pembangunan. Kemudian yang sudah selesai pembangunan fisiknya 12.530,” kata dia.

Ferry menambahkan pemerintah sebelumnya telah meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut dia, sesuai arahan Presiden, Koperasi Merah Putih akan memiliki sejumlah fungsi strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

*(Rizka Khaerunnisa/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini