TEL AVIV. DMKtv,- Kementerian Luar Negeri Inggris akan membalas keputusan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar, yang menutup Konsulat Jenderal Inggris di Yerusalem Timur, dengan mengusir sejumlah diplomat Israel dari kantor kedutaan besarnya di London.
Hal itu disampaikan Duta Besar Inggris untuk Israel Simon Walters seperti dilaporkan Israel Ynet, Senin (5/10).
Penutupan kantor konsulat Inggris di Yerusalem Timur itu berdampak pada 27 diplomat Inggris yang bertugas melayani penduduk Palestina.
Inggris pun akan mengusir seorang diplomat Israel sebagai balasan bagi setiap diplomat Inggris yang terdampak keputusan otoritas luar negeri Israel.
Krisis hubungan antara Inggris dan Israel semakin memburuk pada September setelah Inggris memberlakukan larangan perdagangan dengan pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, karena hal itu ilegal menurut hukum internasional.
Sebagai tanggapan atas larangan perdagangan oleh Inggris itu, Saar mengancam akan menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur.
Israel juga memerintahkan para pejabat Inggris untuk meninggalkan Pusat Dukungan Internasional Gaza di Kota Kiryat Gat, Israel.
Pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat tetap menjadi sumber perselisihan utama dengan komunitas internasional dan otoritas Palestina.
Warga Palestina menilai hal itu sebagai kebijakan untuk memperkuat cengkeraman negara Yahudi di wilayah mereka.
*(Sputnik/RIA Novosti/ANTARA)











