JAKARTA. DMKtv,- Kementerian Pariwisata membidik pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 1,18 miliar perjalanan sepanjang 2026 melalui berbagai aktivasi promosi, termasuk kampanye “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja” yang digencarkan pada momentum libur sekolah, Lebaran, dan akhir tahun.
Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya saat jumpa pers di Jakarta, Kamis, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus mendorong pergerakan wisatawan domestik sekaligus meningkatkan dampak ekonomi di berbagai daerah.
“Target kita tentu ingin mencapai target pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini adalah 1,18 miliar pergerakan,” kata Nia.
Menurut Nia, target tahunan tersebut dibagi berdasarkan periode puncak perjalanan masyarakat, yakni saat libur Lebaran, libur sekolah, dan akhir tahun. Hingga periode Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara telah mencapai 417.06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Secara keseluruhan, kita sudah bagi 1,18 miliar itu puncaknya pada Lebaran, kemudian di liburan sekolah semester ini, dan akhir tahun,” ujar dia.
Untuk mengukur efektivitas kampanye #DiIndonesiaAja, Kementerian Pariwisata menetapkan sejumlah indikator, mulai dari potensi jumlah wisatawan yang bergerak hingga nilai transaksi ekonomi yang tercipta selama periode kampanye berlangsung. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga akan mengukur jangkauan publikasi dan eksposur kampanye kepada masyarakat guna melihat efektivitas pesan yang disampaikan.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Pariwisata Imam Priyono mengatakan keberhasilan kampanye juga diukur dari kualitas pengalaman wisatawan selama berlibur. Kementerian Pariwisata telah melakukan kunjungan ke 139 titik destinasi untuk memastikan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE​​​​​​) berjalan dengan baik.
“Kita berharap indikator keberhasilannya tentu semua yang berwisata pulang dengan kenangan yang indah, menyenangkan, senang, dan seterusnya,” kata Imam.
Kementerian juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk modul CHSE dan panduan kebencanaan yang dapat digunakan pengelola destinasi untuk menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan.
Melalui kampanye “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja”, Kementerian Pariwisata berharap dapat meningkatkan mobilitas wisatawan domestik sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi sektor pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kuliner, ritel, dan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
*(Farika Nur Khotimah/ANTARA)











