ICHINOMIYA, JEPANG. DMKtv,- Ganda campuran bulu tangkis Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengungkap kemenangannya pada babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026 atas duet Feng Yan Zhe/Huang Dongping menjadi pembalasan kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF satu bulan sebelumnya.
Saat itu, Amri/Nita juga bertemu ganda campuran asal China itu pada babak yang sama. Namun langkah pasangan Indonesia dihentikan dan harus puas dengan perolehan medali perunggu.
“Dari Kejuaraan Dunia pelajaran buat saya, dari situ kami yakin bahwa kami masih bisa berjuang. Dari segala kekurangan kami, asalkan mau belajar ya ternyata bisa. Apa pun kondisinya kami bisa melalui itu,” ungkap Amri saat ditemui setelah pertandingan di Ichinomiya, Jepang, Senin.
Pada Kejuaraan Dunia BWF 2026, Amri/Nita dikalahkan Feng/Huang setelah berjuang rubber games. Amri/Nita mencatatkan skor 22-20, 14-21, 20-22.
Namun pada laga semifinal kali ini di Asian Games, Amri/Nita membukukan kemenangan dua gim langsung 21-12, 21-14.
Selain semangat juang dan introspeksi kekalahan sebelumnya, kemenangan mereka juga tak lepas dari tangan dingin Nova Widianto.
Pelatih spesialis ganda campuran itu kembali masuk Pelatnas Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tak lama setelah Amri/Nita menderita kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Mulai dari situ, coach Nova memberikan penanganan bagi Amri/Nita sebagai persiapan menuju Asian Games 2026. Duo Amri/Nita pun bersyukur bisa mendapat gemblengan dari pelatih yang sebelumnya sempat melatih timnas Malaysia.
“Alhamdulillah di persiapan ke Asian Games sudah dipegang full oleh coach Nova. Itu sangat membantu kami ya karena cukup komplit dari latihannya, motivasinya setiap hari. Sampai mentalitas dan tujuan kami ditangani oleh dia,” Amri mengungkapkan.
*(Roy Rosa Bachtiar/ANTARA)











