WASHINGTON. DMKtv,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (5/5) menuduh Iran “bermain-main”, namun menegaskan bahwa Teheran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan damai dengan Washington.
“Yang tidak saya suka dari Iran adalah mereka berbicara kepada saya dengan penuh hormat, lalu di televisi mereka berkata ‘Kami tidak berbicara dengan Presiden.’ Padahal saya baru saja berbicara… Mereka bermain-main. Tapi saya katakan, mereka ingin membuat kesepakatan,” ujar Trump kepada wartawan.
Meski demikian, Trump menolak menjelaskan secara rinci apa yang akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Iran.
“Nanti Anda akan tahu, karena saya akan memberi tahu. Mereka tahu apa yang harus dilakukan, dan tahu apa yang tidak boleh dilakukan,” tambahnya.
Pada Minggu malam, Trump mengumumkan “Project Freedom” untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz agar dapat keluar dari wilayah tersebut.
Namun, media nasional IRIB Iran, Senin, melaporkan bahwa militer Iran mencegah kapal AS masuk ke Selat Hormuz dengan menembakkan dua rudal ke kapal perang, klaim yang kemudian dibantah oleh Komando Pusat AS.
Konflik meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.”
*(Sputnik/RIA Novosti-OANA/ANTARA)











