DEPOK. DMKtv,– Pemerintah Kota Depok kembali menggulirkan program pangan murah dan pembagian paket sembako untuk membantu meringankan beban ekonomi warga prasejahtera.
Kegiatan pendistribusian yang difokuskan di wilayah Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, pada Selasa (13/10/2026) ini ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah.
Dalam tinjauannya, Chandra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan pelayanan publik hingga ke tingkat akar rumput.
Chandra juga secara tegas menginstruksikan jajaran camat dan lurah agar turun tangan langsung memastikan tidak ada lagi warga Depok yang kelaparan, kesulitan mendapat akses kesehatan, maupun terputus hak pendidikannya karena alasan birokrasi atau ketiadaan biaya.
Menyadari bahwa mayoritas penerima bantuan saat ini berada pada kelompok ekonomi terbawah atau basis data Desil 1, Chandra menyebut kondisi tersebut sebagai tanggung jawab utama jajaran pemerintah.
Kehadiran para pejabat daerah harus mampu menjadi motor penggerak untuk mengentaskan kemiskinan dan mengangkat derajat kesejahteraan warga agar secara perlahan bisa naik ke tingkatan desil yang lebih tinggi.
Untuk mewujudkan lompatan ekonomi tersebut, Wakil Wali Kota menyoroti pendidikan tinggi sebagai kunci utama pemutus rantai kemiskinan warga.
Ia bahkan langsung menginstruksikan timnya untuk mendata seratus keluarga di Jatijajar yang anak atau cucunya terancam gagal kuliah akibat kendala finansial, guna dicarikan solusi pembiayaan secara bersama-sama oleh pemerintah kota.
Pesan penguatan tersebut disampaikannya dengan penuh haru saat menceritakan pengalaman masa kecilnya yang juga pernah merasakan himpitan ekonomi.
Chandra berkisah bahwa dirinya telah ditinggal wafat sang ayah se-Jakarta duduk di bangku kelas 5 SD, sehingga ibunya harus berjuang keras, dan ia pun pernah merasakan posisi sebagai penerima bantuan sosial sebelum akhirnya sukses bangkit berkat pendidikan.
Lewat kisah inspiratif tersebut, ia memotivasi para orang tua agar terus berikhtiar menyekolahkan anak-anak mereka setinggi mungkin meski berada dalam keterbatasan.
“Hanya dengan pendidikan, salah satunya pendidikan ini bisa merubah taraf hidup kita, bisa merubah nasib kita” Ujar Walikota Depok Chandra Rahmansyah
Candra meyakinkan warga bahwa akses bangku perkuliahan bukan sekadar sarana mencari ijazah, melainkan ruang vital untuk memperluas jaringan, wawasan, dan peluang kerja yang kelak akan mengubah nasib keluarga sekaligus memajukan Kota Depok.
*(Bagoes Aryo Bimantoro)











