Disway Awards 2026, Apresiasi Brand Ternama dengan Kepercayaan dan Popularitas Kuat

JAKARTA. DMKtv,– Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, Disway National Network dengan bangga telah kembali menyelenggarakan Disway Awards 2026, sebagai bentuk ajang apresiasi bagi deretan brand ternama di Indonesia.

Digelar pada Selasa (29/09) ini, Disway Awards 2026 juga hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap brand yang dinilai memiliki tingkat kepercayaan dan popularitas kuat di tengah masyarakat.

Bukan tanpa alasan. Bagi Founder Disway, Dahlan Iskan, reputasi suatu brand sendiri merupakan fondasi utama dari pembangunan suatu industri secara keseluruhan.

Reputasi Brand, Fondasi Utama Industri

“Kalau industri nomor satunya runtuh berarti keseluruhan industri ini akan turun. Dan kita harus bersama-sama membangkitkan agar industri yang sama itu sama-sama bangkit, akhirnya keseluruhan industri itu yang akan membesar,” tutur Dahlan dalam sambutannya.

Selain itu, pendiri Disway tersebut juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan Disway Awards 2026 juga turut menjadi momentum bagi penerima, untuk dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas reputasinya.

“Memang akan dijalankan dengan semaksimum mungkin, dan tentu ini sendiri juga sejalan dengan apa yang telah kami lakukan,” ucap Dahlan.

Kurasi Mendalam Lewat FGD dan Survei Publik

Sebagai acara penghargaan ternama Disway National Network, Disway Awards 2026 sendiri juga mengedepankan keakuratan data dalam menentukan brand ke dalam nominasi yang telah ditetapkan.

Tidak tanggung-tanggung, riset Disway Awards 2026 diawali dengan focus group discussion (FGD) antara Disway National Network dan Infovesta Utama untuk melakukan kurasi data, menentukan kategori sektor, serta menyusun nominasi brand.

Tahap berikutnya adalah survei publik yang dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2026, di mana responden terdiri atas laki-laki dan perempuan berusia produktif, yakni 17–60 tahun.

Adapun penelitian menggunakan metode multistage area random sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup.

Menurut Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkomdigi, Molly Prabawaty, hal ini turut memberikan gambaran akan kepercayaan masyarakat terhadap suatu brand.

“Popularitas dapat membuat sebuah nama dikenal luas, tetapi kepercayaanlah yang membuat masyarakat bersedia memilih,” ucap Molly.

Oleh karena itulah, dirinya menilai bahwa kepercayaan bukan sekedar nilai tambah bagi sebuah merek, namun juga telah menjadi salah satu fondasi utama yang menentukan keberlanjutan hubungan antara masyarakat, dunia usaha, media, dan pemerintah.

“Di tengah derasnya arus informasi, sebuah merek tidak cukup hanya dikenal, mereka juga harus terpercaya,” pungkas Molly.

Brand sebagai Sumber Daya Saing Industri Nasional

Hal serupa pun juga turut diutarakan oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Rizal. Menurutnya, perspektif industri brand sendiri merupakan bagian dari penciptaan nilai tambah.

Oleh karena itulah, ketika konsumen memilih satu produk karena percaya pada kualitas dan reputasi, brand telah menjadi sumber daya saing bagi perusahaan dan bagi industri nasional.

“Ketika konsumen memilih satu produk karena percaya pada kualitas dan reputasi, brand telah menjadi sumber daya saing bagi perusahaan dan bagi industri nasional,” ujar Faisol.

Pada akhirnya, sebuah penghargaan bukan sekadar tentang siapa yang mendapatkan trofi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi cermin mengenai bagaimana sebuah brand dipersepsikan masyarakat dan sekaligus menjadi tanggung jawab baru bagi penerimanya untuk mempertahankan kepercayaan tersebut.

*(Bianca Khairunnisa/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini