KUDUS. DMKtv,- Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Dhinda Amartya Pratiwi melaju ke semifinal Polytron Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang Nodoka Sunakawa pada perempat final di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Dhinda menundukkan Sunakawa melalui dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-11 sekaligus melanjutkan penampilan positifnya setelah pada babak sebelumnya juga mampu mengalahkan lawan tanpa kehilangan gim.
Dhinda di Kudus, Jumat, mengatakan kemenangan yang diraihnya pada pertandingan Kamis (22/10) tersebut tidak terlepas dari kemampuannya bermain lebih lepas tanpa terbebani target maupun tekanan.
“Pelatih juga meminta bermain lepas tanpa ada tekanan dan enggak usah ada beban apa pun. Main lepas saja seperti kemarin,” ujarnya.
Sebelumnya, Dhinda harus melewati pertandingan tiga gim saat menyingkirkan wakil Taiwan Huang Ching Ping pada babak kualifikasi.
Ia mengaku telah mempelajari rekaman pertandingan Sunakawa untuk memahami pola permainan lawan, termasuk mengamati langsung pertandingan pebulu tangkis Jepang tersebut melawan wakil India I. Samiya.
Menurut Dhinda, pemain Jepang dikenal memiliki daya tahan, keuletan, dan pergerakan kaki yang baik sehingga dibutuhkan fokus serta kesiapan mental untuk menghadapi mereka.
Pada awal gim pertama, Dhinda sempat kesulitan ketika beberapa kali gagal melakukan pukulan net silang.
Pelatih kemudian mengarahkannya untuk mengurangi permainan di depan net dan lebih banyak menempatkan kok ke area belakang lapangan.
Strategi tersebut dinilai efektif karena Dhinda mampu mengantisipasi serangan Sunakawa dari area belakang.
“Buang ke belakang dulu saja, enggak apa-apa. Belakangnya dia juga enggak terlalu berbahaya, jadi saya masih bisa menahan serangannya,” katanya.
Pada gim kedua, persaingan kembali berlangsung ketat pada awal pertandingan. Namun, selepas jeda interval, Dhinda mampu meningkatkan konsistensi permainan dengan lebih sabar menghadapi reli panjang.
Ia mengatakan pelatih terus mengingatkannya agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi permainan yang menguras tenaga.
Dhinda kemudian berhasil memperlebar keunggulan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-11.
Pada semifinal, Dhinda dijadwalkan menghadapi wakil China Xu Wen Jing yang sebelumnya mengalahkan pebulu tangkis Thailand T. Kleebyeesun pada perempat final.
Kemenangan atas Sunakawa sekaligus membuka peluang Dhinda untuk melaju ke final Polytron Indonesia Masters 2026.
*(Akhmad Nazaruddin/ANTARA)











