BOGOR. DMKtv,-Â Sabtu 18 Juli 2026, DZ49ERS Bikers Community (DBC) Lintas Alumni SMA 49 Jakarta merayakan Ultah ke-2 di Vila Azalea, Kawasan Puncak (Cisarua), Bogor. Tak jauh dari pusat reservasi binatang buas Taman Safari Indonesia.
Ada drama mewarnai acara Ulang Tahun itu. Dari 35 motor peserta, dua motor mengalami masalah di perjalanan menuju lokasi acara. Termasuk motor Ketua DBC Lintas Alumni, Margi Dahono.
“Gak tahu kenapa, tahu-tahu mogok. Distart gak mau nyala,” tutur Pak Ketua sambil nyengir dan minta maaf karena gak bisa membuka acara.
Namun bersyukur acara berjalan tepat waktu. “Walau tidak dibuka Pak Ketua, Margi Dahono, acara berjalan tepat waktu, jam 11 siang,” tutur Sri Utami (Uut), Ketua Panitia HUT DBC Lintas Alumni ke-2.
Margi cerita, dirinya harus berusaha cari bengkel resmi Honda untuk mengatasi masalah motornya. Tentu itu tak mudah. Karena posisinya sudah berada di jalanan arah Puncak yang macet di jam-jam itu. Butuh waktu bagi petugas bengkel untuk menuju lokasinya. Dan hutuh waktu juga memperbaiki masalah motornya.
“Alhamdulillan, masalahnya bisa diatasi,” ujar Margi sesampainya di lokasi acara.
Sebelum Margi, Edi Kareng juga mengalami masalah pecah ban. Namun semua bisa mudah diatasi. Dan melanjutkan perjalanan dengan lebih hati-hati, sampai di lokasi.
Mayoritas peserta tiba di Vila Azalea sekitar pukul 9 pagi. Kecuali sejumlah panitia yang telah sampai lokasi jam 7 pagi, beberapa bahkan sebelum jam 6 pagi.
Di acara Ultah DBC Lintas Alumni kali ini, peserta yang mendaftar 70 orang. Namun yang bisa ikut acara 66 orang.
Panitia acara kali ini ditunjuk dari angkatan ’90. Berbeda dengan sebelumnya, acara kali ini berlangsung lebih meriah. Keterlibatan peserta lebih tinggi, karena ada pemandu games dari EO (Even Organizer). Itu murni ide brilian dari panitia.
Kang Jati, sang pemandu dar EO, mampu menarik perhatian peserta lebih aktif ikut acara. Dan bersukaria dari awal hingga akhir acara games.
“Haduh, capek,” keluh Mas Yok, peserta angkatan paling tua di acara ini.
“Maklum usia, tak bisa bohong,” ujarnya dengan raut muka sumringah, terlihat sangat bahagia. Istrinya pun demikian.
“Sebenarnya saya ini sakit. Mungkin covid saya kambuh. Tapi jujur, saya happy sekali,” ujar salah satu peserta sambil memperlihatkan obat-obatan yang dibawanya.
Dia minum obat di sesi istirahat games. Setelah isoma dan makan siang, Dia kembali larut di tengah keseruan acara permainan. Sampai kelar.
Ada juga peserta yang hanya jadi penonton sepanjang acara games. Tapi tidak mau diam. Sesekali dia berdiri, bertepuk tangan sambil teriak keras memberi semangat kepada pasangannya yang ikut permainan.
Semua tentu tahu, siapa dia? Dalam kondisi tidak sehat, Dia tetap ikut acara Ultah DBC Lintas Alumni. Dari awal hingga akhir. Bahkan sampai menginap di lokasi yang lumayan dingin. Dini harinya, juga ikut nonton bareng Piala Dunia. Luar biasa.
Kegembiraan tak hanya terlihat di sesi games. Malamnya, di sesi Lomba Karaoke tak kalah seru. Saking serunya, acara gelar makan Kambing Guling sampai nyaris terlupakan. Hanya “orang tua” yang nekad saja rela menunggu dua jam untuk menikmati Kambing Guling. Awas saja kalau sampai guling-guling. Ingat kolesterol bung!
Endingnya, senyum ceria nampak di wajah para Juara Lomba Karaoke. Juara pertama: Rahmat Bontot, Juara kedua; Andri, Juara ketiga; Lutfi, dan Juara Favorit: Mas Yok.
Sungguh, sulit digambarkan kesuksesan dan kegembiraan yang ada di acara Ultah ke-2 DBC kali ini. Yang pasti, “everybody happy”. Bukankah begitu kawan?
Semoga setelah acara ini, kita semua dikaruniai Alloh kesehatan dan tetap bahagia. Amin.
*(MA Jauhari)











