Anggota Secret Service Ditolak Masuk Temple of Heaven Saat Kawal Trump Bertemu Presiden Tiongkok

JAKARTA. DMKtv,– Seorang anggota Secret Service ditolak masuk Temple of Heaven saat kawal Trump bertemu Presiden Tiongkok.

Diketahui bahwa Donald Trump selaku Presiden Amerika tangah mengadakan pertemuan dengan Xi Jinping selaku Presiden Tiongkok di Temple of Heaven pada Kamis 14 Mei 2026.

Pertemuan ini merupakan rangkaian agenda perjalanan Trump ke Tiongkok yang direncanakan dari 13 hingga 15 Mei.

Saat menjalani salah satu agenda pertemuan yang digelar di Temple of Heaven, salah satu anggota Secret Service ditolak masuk oleh pihak keamanan Tiongkok.

Dari informasi yang dilansir oleh thedailybeast.com, menyebutkan jika anggota Secret Service tersebut akan memasuki area Temple of Heaven di Beijing membawa sepucuk senjata.

Insiden tersebut membuat ketegangan antara anggota keamanan Presiden Tiongkok dengan pihak keamanan Presiden Amerika.

Dalam pertemuan tersebut, Trump juga didampingi oleh para sekretaris kabinet dan CEO teknologi terkemuka.

Adapun kunjungan Trump ke Tiongkok untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping yang diharapkan akan membahas sengketa perdagangan utama, ketegangan atas Taiwan dan perang Iran.

Presiden Amerika tampak sangat tertutup saat keluar dari putaran pertama pembicaraan untuk tur ke Kuil Surga abad ke-15 bersama Xi.

Dari sanalah anggota kelompok pers yang mendampingi Trump melaporkan insiden keamanan tersebut.

Menurut laporan White House Press Pool Reports pada X, seorang agen Secret Service yang mendampingi reporter kelompok pers ditolak masuk ke kompleks Kuil Surga karena ia bersenjata.

“Masuknya rombongan pers ke kompleks kuil tertunda hampir setengah jam karena diskusi panjang dan semakin intens antara pejabat Amerika dan Tiongkok, setelah petugas keamanan Tiongkok menolak mengizinkan agen Secret Service yang mendampingi rombongan pers untuk memasuki kompleks kuil dengan senjatanya,” seperti dilansir oleh AP.

Saat Trump tiba di kuil bersama Xi, seorang reporter bertanya bagaimana jalannya pembicaraan.

“Luar biasa, tempat yang luar biasa. Luar biasa. Tiongkok itu indah,” jawab Trump singkat dan tanpa antusias.

Dalam pertemuan tersebut, pada pukul 13.41 Trump meninggalkan Temple of Heaven, sementara rombongan wartawan bertahan.

Hal tersbeut karena staf dan wartawan Amerika melakukan diskusi yang lebih intens dengan pejabat Tiongkok, yang beberapa kali mencoba menghentikan mereka untuk pergi dan bergabung dengan iring-iringan kendaraan (presiden).

Keamanan yang sangat besar juga di gelar saat kunjungan Trump di Beijing, dengan jalan-jalan utama dan taman umum ditutup.

Sekitar 30 penerbangan masuk dan keluar dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing dibatalkan pada Rabu malam, menurut The New York Times.

Penerbangan dibatalkan antara pukul 18.00 dan 21.00, dengan Trump mendarat pada pukul 19.50 waktu setempat.

Menyusul upaya pembunuhan terhadap Trump baru-baru ini selama makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih, semua staf di Hotel Four Seasons tempat presiden AS menginap telah mendaftarkan identitas mereka kepada pihak berwenang.

Selain mengerahkan petugas polisi bersenjata, memasang tenda pengamanan dan barikade keamanan di hotel Trump, Times melaporkan bahwa hotel-hotel di dekat kedutaan AS, termasuk Four Seasons, tidak memiliki kamar yang tersedia di situs web mereka selama kunjungan Trump.

*(Reza Permana/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini