Amran, Teddy, dan Erick jadi Pejabat Berkinerja Terbaik

JAKARTA. DMKtv,- Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebagai menteri/pejabat dengan kinerja terbaik pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Adi Prayitno saat peluncuran hasil Survei Nasional “Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Jakarta, Minggu, memaparkan hasil survei nasional yang menempatkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pejabat dengan penilaian kinerja terbaik, dengan persentase 15,4 persen.

Posisi kedua ditempati Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebesar 14,5 persen, disusul Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebesar 6 persen.

Berdasarkan alasan penilaian responden, kinerja Amran paling banyak dikaitkan dengan swasembada pangan, yang disebut oleh 29,6 persen responden dalam kelompok penilaiannya. Alasan berikutnya adalah pupuk murah dan berlimpah sebesar 17,6 persen, serta kinerja yang terlihat sebesar 9,7 persen.

Sementara itu, Teddy dinilai positif terutama karena dianggap sedikit bicara dan banyak bekerja, dengan persentase 19,6 persen. Alasan lainnya adalah penampilan yang dinilai tampan dan gagah sebesar 15,6 persen, serta kemampuan mengomunikasikan program pemerintah sebesar 11,9 persen.

Adapun penilaian positif terhadap Erick paling banyak dikaitkan dengan persepsi bahwa tim nasional semakin bagus, sebesar 15,6 persen. Berikutnya, responden menyebut keberhasilan masuk final ASEAN Cup sebesar 7,8 persen dan kinerja yang terlihat sebesar 7,8 persen.

Persentase dalam daftar tersebut menunjukkan proporsi jawaban responden yang menyebut masing-masing pejabat secara spontan, bukan penilaian terhadap seluruh aspek kinerja kementerian atau lembaga.

Selain itu, dalam daftar 10 besar pejabat berkinerja terbaik, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menempati posisi keempat dengan 4,5 persen, diikuti Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia sebesar 3,2 persen.

Selanjutnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memperoleh 2,1 persen, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 1,5 persen, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 1,1 persen, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi 0,9 persen, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani 0,8 persen.

*(Maria Cicilia Galuh Prayudhia/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini