BEIJING. DMKtv,- Di mata Presiden China Xi Jinping, “semua makhluk hidup dapat berkembang berdampingan tanpa saling merugikan, dan jalur-jalur yang berbeda dapat berjalan selaras tanpa saling mengganggu.”
Pemimpin China itu pernah mengutip pepatah kuno tersebut untuk mengilustrasikan bahwa kemakmuran dan keamanan yang langgeng hanya dapat terwujud ketika negara-negara mengejar kepentingan bersama, hidup dalam keharmonisan, dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.
Bagi Xi, terdapat ruang yang luas bagi kerja sama China-Amerika Serikat (AS), dan kedua pihak sepenuhnya mampu membantu mendorong keberhasilan bersama serta mencapai hasil yang saling menguntungkan.
Dalam jamuan penyambutan di Balai Agung Rakyat pada Kamis (14/5) yang digelar sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan Presiden AS Donald Trump, Xi mengatakan bahwa jika menengok kembali perjalanan hubungan China-AS, bisa tidaknya kedua negara dapat saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan menjalankan kerja sama saling menguntungkan, menjadi kunci bagi stabil tidaknya perkembangan hubungan tersebut.
Tahun ini menandai awal dari Rencana Lima Tahun ke-15 China (2026-2030), sementara AS memperingati 250 tahun berdirinya negara tersebut.
Pada Jumat (15/5), dalam pertemuan tertutup di kompleks kepemimpinan Zhongnanhai di pusat kota Beijing, Xi mengatakan kepada Trump, “Sementara Presiden Trump berharap menjadikan Amerika kembali hebat, saya berdedikasi untuk memimpin rakyat China menuju peremajaan nasional.”
Di tengah transformasi global yang belum pernah terjadi sebelumnya, China dan AS juga diharapkan bekerja sama dalam menghadapi tantangan global yang mendesak, seperti pula keinginan Xi.
Saat bertemu mantan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Beijing pada 2024, Xi mengutip konsep lain yang dipetik dari filsafat harmoni China tradisional, “Penumpang dalam perahu yang sama harus saling membantu.”
“Saat ini, menurut saya, penghuni planet yang sama juga harus saling membantu,” katanya.
Seperti yang pernah dinyatakan Xi, “Tidak ada individu atau negara yang dapat tetap terisolasi dari tantangan bersama yang kita hadapi. Satu-satunya jalan ke depan adalah melalui solidaritas dan hidup berdampingan secara harmonis.”
Dalam pertemuan tingkat tinggi Xi-Trump terbaru, kedua pihak menyatakan kesiapan untuk melakukan lebih banyak pertukaran di berbagai bidang, termasuk diplomasi, urusan militer, ekonomi dan perdagangan, kesehatan, pertanian, pariwisata, pertukaran antarmasyarakat dan budaya, serta penegakan hukum, yang memberikan dorongan baru bagi interaksi kedua negara di masa mendatang.
Seperti yang dikatakan Xi, rakyat China dan AS sama-sama merupakan bangsa yang hebat.
“Peremajaan besar bangsa China dan upaya untuk menjadikan Amerika kembali hebat dapat berjalan beriringan. Kita dapat saling membantu untuk berhasil dan memajukan kesejahteraan seluruh dunia,” kata Xi.
*(Xinhua/ANTARA)











