WASHINGTON. DMKtv,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut Iran “menyerah tanpa syarat” seiring berlanjutnya serangan AS-Israel ke Iran yang memicu serangan balasan terus-menerus dari Teheran.
“Tak akan ada kesepakatan apa pun dengan Iran, kecuali (Iran) menyerah tanpa syarat! Setelah itu, dan setelah pemilihan pemimpin baru yang hebat dan dapat diterima, kami dan para sekutu yang hebat dan pemberani akan bekerja tanpa lelah menyelamatkan Iran dari jurang kehancuran,” kata Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya, Jumat.
Trump pun mengatakan akan memastikan ekonomi Iran menjadi lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari sebelumnya.
“Iran pun akan memiliki masa depan yang amat cerah,” katanya.
Ketegangan di kawasan Teluk terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2) hingga menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sejumlah 150 murid sekolah, dan pejabat senior militer.
Iran kemudian meluncurkan serangkaian serangan balasan terhadap pangkalan militer, fasilitas diplomatik, dan personel militer milik AS di kawasan dan sejumlah kota di Israel. Intensitas serangan tersebut terus meningkat.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Kamis (5/3), mengatakan bahwa otoritas Iran telah salah mengira jika Washington tak dapat mengejar laju operasi militer mereka.
“Iran berharap kami tidak dapat bertahan, tetapi hal tersebut merupakan miskalkulasi besar bagi IRGC di Iran,” kata Hegseth, merujuk pada Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Dia menambahkan bahwa AS tidak kekurangan tekad apa pun, seraya menegaskan persediaan senjata ofensif maupun defensif AS masih sangat cukup untuk melanjutkan serangan sampai kapan pun hingga AS mencapai tujuan perangnya.
*(Anadolu/ANTARA)











