CARACAS, VENEZUELA. DMKtv,– Pasca serangan udara Amerika Serikat pada Sabtu dini hari, warga Caracas, Venezuela, panik.
Mereka terbangun dan mendapati jalan-jalan dipenuhi puing-puing sebagai tanda-tanda ledakan.
Seorang warga, membagikan video kepada CNN yang memperlihatkan dinding bangunan yang hancur, kendaraan yang berlubang, serta serpihan yang ia identifikasi sebagai pecahan rudal.
Mereka bergulat dengan kecemasan mengenai siapa yang akan memerintah negara tersebut.
“Cepat atau lambat, harus ada semacam pendekatan atau rekonsiliasi antara blok yang dipimpin María Corina Machado dan Edmundo González Urrutia yang oleh banyak pihak dianggap sebagai presiden yang sah dengan pemerintah Amerika Serikat,” ujar warga yang merupakan dokter tersebut.
Warga Caracas lainnya, yang juga meminta namanya dirahasiakan, mengatakan bahwa ketakutan di kalangan warga sipil sangat terasa.
“Kami tidak bisa lengah, karena kapan pun Anda bisa dipenjara hanya karena berbeda pendapat dengan pemerintah dalam bentuk apa pun,” katanya kepada CNN.
Ia menambahkan bahwa kecemasan saat ini sebagian besar berpusat pada seperti apa bentuk transisi kekuasaan nantinya.
Perempuan tersebut mengatakan bahwa ia mengira Machado, pemimpin oposisi yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu, akan memegang kendali.
Namun, dalam konferensi pers sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa wakil presiden Maduro, Delcy Rodríguez, akan dilantik.
“Dia adalah sosok yang menakutkan dalam pemerintahan,” kata warga Caracas itu tentang Rodríguez.
“Dia menjadi otak di balik banyak taktik paling represif yang diterapkan terhadap rakyat Venezuela.”
“Saya tidak tahu seberapa masuk akal menyingkirkan Maduro tetapi tetap membiarkan mereka atau dia berkuasa,” ujarnya.
Ia juga menyinggung saudara laki-laki wakil presiden tersebut, Presiden Majelis Nasional Jorge Rodríguez.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim dalam cuitan bahwa ia telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya karena dugaan keterlibatan teror narkoba internasional.
*(Marieska Harya Virdhani/DISWAY.ID)











