JAKARTA – Badan Nasional Sertifikasi profesi (BNSP) mendapat penghargaan dari Bareskrim Polri karena mendorong sertifikasi kompetensi penyidik dan penyidik pembantu di lingkungan Bareskrim Polri.
Penghargaan diserahkan oleh Karo Renmin Bareskrim Polri Brigjen Polisi Yudhi Sulistianto Wahid kepada Ketua BNSP Syamsi Hari.
“Sebagai sebuah lembaga negara yang memiliki fungsi penegakan hukum dan pengayom masyarakat, Polri telah menunjukkan kepatuhan dan kredibilitasnya dalam memastikan kompetensi personel untuk menjalankan amanat undang-undang,” kata Ketua BNSP Syamsi Hari di Jakarta, Rabu.
Ia bersyukur lembaganya dapat penghargaan
dari Bareskrim Polri. Polri sebagai lembaga yang memiliki fungsi penegakan hukum telah menunjukkan kepatuhan dan kredibilitasnya dalam memastikan kompetensi personel.
Ia menambahkan keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri menjadi sebuah rujukan terciptanya kepastian kompetensi sumber daya manusia yang profesional, tangguh, presisi serta diakui secara nasional.
“Fenomena potensi kejahatan saat ini semakin kompleks dan keterbukaan informasi publik semakin terus berkembang sehingga harus membuktikan kompetensi yang kita miliki sesuai dengan tugas yang kita emban,” katanya.
Dia juga mendorong LSP Polri kembali mengembangkan skema-skema terbarukan sesuai dengan kebutuhan.
Menurut dia, Polri perlu membuka peluang tempat uji kompetensi bukan hanya di Polda, tetapi sampai ke Polres atau setara tingkat kabupaten, kota atau Polsek di tingkat kecamatan.
Dia juga berharap LSP Polri bisa melakukan mekanisme “paperless” dan sertifikasi jarak jauh dalam pelaksanaan kegiatan uji kompetensi ke depannya sehingga target realisasi jumlah personil yang disertifikasi bisa tercapai dan lebih efektif.
Dia juga berharap sertifikat kompetensi ini bukan hanya sekedar konsistensi, komitmen, dan kompetensi, tetapi juga merupakan sebuah produk hukum yang dapat dijadikan sebagai alat bukti tertelusur.
Berdasarkan data BNSP, LSP Polri berdiri pada tahun 2010 dengan kode lisensi nomor BNSP-LSP-096-ID. LSP Polri menetapkan 84 skema sertifikasi dan total personel Polri yang disertifikasi per November 2024 sebanyak 40.112 orang. (Mario Sofia Nasution/ANTARA)










