Sambangi Dua RSUD, Gibran Minta Penanganan Maksimal Korban Mobil MBG

JAKARTA. DMKtv,- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming mengunjungi dua rumah sakit umum daerah (RSUD) di Koja dan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis sore untuk menjenguk korban insiden kecelakaan mobil berstiker Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing.

Berdasarkan informasi Sekretariat Wapres di Jakarta, Gibran tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Koja, Jakarta Utara, sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung melihat kondisi para korban.

Gibran tampak mengenakan pakaian batik dengan setelan celana berwarna gelap dikelilingi sejumlah personel Paspampres. Tak lama kemudian, ia keluar dari ruang perawatan didampingi Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang,” kata Wapres..

Usai mengunjungi RSUD Koja, Gibran melanjutkan kunjungannya ke RSUD Cilincing, Jakarta Utara, dan tiba sekitar pukul 16.15 WIB, untuk meninjau korban lainnya dalam insiden yang sama.

Selain mengecek keadaan korban, Wapres Gibran juga mendorong penanganan medis yang maksimal bagi para korban, serta pendampingan dan trauma healing bagi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01.

Wapres juga meminta agar insiden itu segera dilakukan pengusutan tuntas, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Saya telah meminta agar segera dilakukan pengusutan, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” katanya.

Polda Metro Jaya telah memeriksa sopir dan kernet minibus yang terlibat kecelakaan di SDN Kalibaru 01, Cilincing.

Polisi selanjutnya akan meminta keterangan guru dan saksi lain, sambil memprioritaskan pemulihan kondisi para korban. Tim Ditreskrimum juga telah melakukan olah TKP.

Kecelakaan terjadi saat minibus pengantar makanan MBG yang dikemudikan sopir pengganti berinisial AI mengalami masalah rem di area tanjakan.

AI mengira menginjak rem, namun justru menekan pedal gas. Pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urine sopir, masih berlangsung.

Insiden tersebut mengakibatkan 21 korban luka. Lima orang dirawat di RSUD Koja terdiri atas satu guru dan empat siswa, sementara 16 korban lainnya berada di RSUD Cilincing.

*(Andi Firdaus/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini