JAKARTA. DMKtv,- PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business (JMRB), angkat bicara soal kebersihan toilet di sepanjang jalan tol mengingat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 masih berjalan.
Tanggapan ini seolah menjadi jawaban dari kritik yang disampaikan Founder Disway Dahlan Iskan yang juga Mantan Menteri BUMN.
JMRB memastikan kebersihan fasilitas toilet di seluruh Travoy Rest tetap terjaga secara optimal. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026.
Direktur Utama PT JMRB, Netty Renova mengatakan, kebersihan toilet menjadi salah satu prioritas utama sebagai fasilitas dasar yang dibutuhkan oleh pengguna jalan.
Oleh karena itu, seluruh toilet di Travoy Rest dipastikan dalam kondisi bersih, layak, dan siap digunakan setiap saat.
“Untuk menjaga kualitas layanan tersebut, PT JMRB menyiagakan petugas kebersihan di setiap titik Travoy Rest yang bertugas melakukan pemantauan secara berkala. Petugas juga akan langsung melakukan pembersihan apabila ditemukan kondisi toilet yang kotor atau kurang nyaman digunakan,” ujar Netty dalam keterangannya, Selasa 24 Maret 2026.
Tak hanya itu, Netty menambahkan, pihaknya juga melakukan penambahan jumlah personel kebersihan secara signifikan serta membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna memastikan standar kebersihan tetap terjaga, khususnya saat terjadi lonjakan pengunjung.
“Petugas kami siaga untuk memastikan toilet selalu dalam kondisi bersih. Setiap temuan akan langsung ditindaklanjuti agar pengguna jalan tetap merasa nyaman,” imbuhnya.
Dalam rangka peningkatan pelayanan, lanjut Netty, PT JMRB juga telah melakukan revitalisasi dan peremajaan fasilitas toilet di sejumlah Rest Area yang berada di ruas Jasa Marga Group, di antaranya Travoy Rest KM 88B Ruas Cipularang, Rest Area KM 57A Ruas Cikampek, dan Rest Area KM 62B Ruas Cikampek.
Selain peningkatan pada fasilitas sanitasi, kata Netty, PT JMRB juga berkolaborasi dengan Pertamina dalam memantau ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) selama periode arus balik.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan sejumlah titik SPBU modular serta layanan motorist untuk membantu pengguna jalan.
“PT JMRB juga bekerja sama dengan PLN dalam memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar tetap beroperasi secara optimal,” tutur Netty.
Lebih lanjut, Netty menambahkan, PT JMRB juga turut mendukung pengaturan lalu lintas dengan melakukan penutupan sementara rest area apabila terjadi kepadatan, berdasarkan diskresi pihak kepolisian.
Oleh karena itu, Netty mengimbau, kepada pengguna jalan untuk mengoptimalkan waktu beristirahat di rest area guna memberikan kesempatan kepada pengguna lain.
Selain itu, pengguna jalan juga diharapkan dapat melanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya apabila terjadi kepadatan di pintu masuk rest area.
“Seluruh upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PT JMRB dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026 serta memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi para pengguna jalan. Namun, kepada pengguna jalan juga untuk turut menjaga kebersihan fasilitas yang tersedia demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Sebelumnya Dahlan Iskan dalam program Dismorning, Selasa, 24 Maret 2026 mengatakan mayoritas pengguna jalan tol adalah masyarakat yang terbiasa dengan fasilitas rumah yang bersih dan layak.
Karena itu, kondisi toilet di rest area seharusnya juga mencerminkan standar tersebut.
“Pengguna jalan tol itu kan banyak yang berpunya. Mobilnya bagus-bagus. Di rumah toiletnya juga sudah bersih. Tapi harus istirahat di rest area dengan toilet yang kondisinya buruk,” ujarnya.
Ia bahkan mengusulkan perlunya “revolusi toilet” di sepanjang jalan tol agar kenyamanan pengguna benar-benar diperhatikan.
Dahlan pun menyinggung kemungkinan penyebab menurunnya kualitas kebersihan, salah satunya kebijakan toilet gratis.
“Jangan-jangan karena gratis itu sekarang jadi jorok. Kalau saya pilih bayar, tapi bersih, daripada gratis tapi kotor,” katanya.
*(Marieska Harya Virdhani/DISWAY.ID)











