JAKARTA. DMKtv,- Profil bos rokok HS Muhammad Suryo menarik untuk disimak karena namanya menjadi sorotan saat dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Seperti diketahui, Muhammad Suryo mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadwalkan pada 2 April 2026.
Ia seharusnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, namun tidak memberikan konfirmasi atas ketidakhadirannya.
KPK menyatakan akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap Muhammad Suryo dan mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif seperti dikutip dari Instagram Kasuspedia.
Keterangan saksi dinilai penting untuk mengungkap perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang ilegal di Bea Cukai yang tengah disidik.
Istri Meninggal dalam Kecelakaan
Sebelumnya diketahui, Bos Rokok HS Muhammad Suryo mengalami kecelakaan di Kulon Progo pada 1 Maret 2026.
Dalam peristiwa itu, Muhammad Suryo sempat kritis dan dirawat intensif di rumah sakit.
Sementara istrinya, Anis Syarifah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Meskipun kehilangan istri, bos rokok HS minta maaf ke korban kecelakaan di Kulon Progo sembari menjalani perawatan di RS JIH Yogyakarta.
Permintaan maaf itu disampaikan oleh Muhammad Suryo yang merupakan pemilik rokok HS melalui video call pada korban pemilik kendaraan Yamaha Jupiter MX.
Diketahui bahwa kecelakaan yang terjadi pada Minggu 1 Maret lalu terjadi saat Suryo memboncengi istrinya mengendarai Harley Davidson beserta rombongan melintas di wilayah Mlangsen, Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Saat itu secara tiba-tiba warga memboncengi anaknya mengendarai sepada motor Jupiter MX melintas, sehingga mengakibatkan kecelakaan yang merenggut nyawa Anis Syarifah yang merupakan istri Suryo.
Pengusaha Pemilik Surya Group Holding Company
Dikutip dari Instagram Politikus Bambang Soesatyo, Muhammad Suryo adalah seorang pengusaha pemilik Surya Group Holding Company, yang kini tengah menekuni Industri rokok di Yogyakarta dengan merek HS yang lagi happening.
Selain dikenal sebagai owner rokok HS, Muhammad Suryo juga menjabat sebagai CEO Surya Group Holding Company.
Di bawah kepemimpinannya, Surya Group mengelola berbagai lini usaha strategis yang merentang dari sektor konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga transportasi udara melalui maskapai Fly Jaya.
Meski telah meraih kesuksesan dan menetap di Yogyakarta, Suryo menegaskan dirinya tidak pernah melupakan Lampung sebagai tanah kelahiran.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah investasi di daerah, salah satunya dengan membangun pabrik rokok HS di Kabupaten Lampung Timur.
Pabrik tersebut diproyeksikan akan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.
*(Marieska Harya Virdhani/DISWAY.ID)











